Ahok Sebut BPK Gengsi Tarik Review Sumber Waras

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 21 Aug 2015 23:50 WIB
ahok
Ahok Sebut BPK Gengsi Tarik Review Sumber Waras
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menyebutkan tak akan menghentikan kasus lahan Sumber Waras yang dituding merugikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp191 miliar tersebut. Ahok memilih menyerahkannya kepada pihak yang berwajib.

Tapi, sebelum menyerahkan kasus ini, Ahok sudah memastikan bawahannya tak terima uang. Setelah yakin, Ahok pun menantang BPK untuk dibawa ke KPK.

"Mendingan kita terus saja. Diurusin suratnya beres kan semua biaya dia. Nanti yang menghukum itu bukan BPK, tapi KPK, Jaksa, dan Polisi. Kalau BPK masih ngotot, kami bawa saja ke KPK," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).

Kasus ini ibarat buah simalakama. Kata Ahok, Pemprov tak mungkin menjual kembali lahan Sumber Waras dengan harga jual yang lama. Sebab, bekas lahan Sumber Waras itu sudah diaktekan.

"Transaksi sudah terjadi. Dalam tatanegara sudah terjadi pembelian. Enggak bisa dijual lagi dengan harga dulu karena harganya sudah naik sekarang," ucap Ahok.

Atas alasan itu, Ahok menilai BPK tak akan sanggup untuk menarik hasil invstigasinya sendiri terhadap laporan keuangan Pemprov DKI. BPK akan berat hati untuk mencabut laporan sebagai jalan tengah masalah ini.

"BPK mau tarik enggak hasil investigasi temuan reviewnya salah? Pasti enggak mau dong, gengsi dong. Masa BPK salah memberikan rekomen. Yang jelas dia salah enggak nemuin saya dulu," celetuk Ahok.


(DRI)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA