Obama Puji Prajurit AS Gagalkan Serangan di Kereta Prancis

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 22 Aug 2015 12:43 WIB
penembakan kereta prancis
Obama Puji Prajurit AS Gagalkan Serangan di Kereta Prancis
Lokasi penembakan kereta cepat Prancis (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Insiden penembakan di kereta cepat Prancis, berhasil digagalkan oleh dua orang prajurit Amerika Serikat (AS). Presiden Barack Obama pun memuji aksi heroik prajurit itu.

"Presiden memuji tindakan berani dan cepat dari prajurit itu. Mereka berhasil melumpuhkan pelaku penyerangan," ujar pihak Gedung Putih, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (22/8/2015).

"Aksi heroik mereka mencegah keadaan menjadi lebih buruk," tegasnya.

Berdasarkan laporan awal dari pihak penyelidik, dua orang yang melumpuhkan pelaku penembakan adalah prajurit AS yang turut serta dalam perjalanan kereta dari Amsterdam, Belanda menuju Prancis itu.

Salah satu prajurit AS mendengar pelaku penembakan tengah mengisi peluru di dalam kamar mandi. Saat pelaku keluar kamar mandi, kedua prajurit itu pun langsung mengkonfrontir pelaku.

Dua orang terluka dalam kejadian ini, salah satu dari yang terluka adalah prajurit AS. Sementara pelaku penembakan sendiri diketahui membawa senapan Kalashnikov, pistol otomatis dan pisau.

Motif dari penyerangan ini masih belum diketahui. Namun pihak Kejaksaan Prancis menyebutkan penyelidikan kasus ini dilakukan oleh penyelidik anti-teror.

Sementara tersangka yang ditangkap di sebuah stasiun di utara Prancis, sudah teridentifikasi sebagai pria berusia 26 tahun asal Maroko atau keturunan Markoko. Kereta itu diketahui dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda menuju, Paris, Prancis pada Jumat (21/8/2015).


(FJR)