Saratoga Investama Akuisisi 1,79 Juta Saham Batu Hitam Perkasa

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 22 Aug 2015 13:34 WIB
saratoga investama sedaya
Saratoga Investama Akuisisi 1,79 Juta Saham Batu Hitam Perkasa
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) telah melakukan perjanjian jual beli kepemilikan saham PT Batu Hitam Perkasa pada 19 Agustus 2015.

"Perseroan telah menandatangani akta perjanjian jual beli saham. Perjanjian jual beli saham Batu Hitam Perkasa pada 19 Agustus 2015," kata Sekretaris Perusahaan ‎Saratoga Investama Sedaya Ira Dompas, seperti mengutip dalam laporannya di keterbukaan BEI, Sabtu (22/8/2015).

Berdasarkan Akta Jual Beli Nomor 37, 38, 39, dia menyebutkan, Saratoga telah membeli sebanyak 1.795.148 lembar saham. Dengan adanya transaksi jual beli maka kepemilikan saham perseroan di Batu Hitam Perkasa sebesar 16,67 persen. Adapun PT Agung Indonesia Mandiri masih memiliki kepemilikan ‎yang besar mencapai 83,33 persen, dari total seluruh kepemilikan saham di PT Batu Hitam Perkasa.

Sekadar informasi, perseroan sempat mencatat penurunan laba bersih menjadi Rp244 miliar pada semester I-2015. Jumlah tersebut ambles sebesar 51,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp501 miliar.

Adapun penurunan laba ini disebabkan pendapatan PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang berdampak pada menurunnya kontribusi perusahaan investee tersebut ke laba bersih Saratoga.

Pendapatan perseroan pada periode ini, lanjut dia, mencapai Rp2,3 triliun dengan total Nilai Aktiva bersih sebesar Rp20 triliun. Nilai Aktiva Bersih dihitung berdasarkan nilai pasar (market value) dari perusahaan investee yang sahamnya tercatat di bursa dan nilai buku (book value) dari perusahaan investee non-publik.

Sejalan dengan indikator makroekonomi Indonesia, saat ini sektor infrastruktur telah menyerap 60 persen dari bisnis perseroan secara keseluruhan, yang ditandai dengan peresmian jalan tol Cikopo-Palimanan serta masuknya Paiton Energy ke dalam portofolio investasi Saratoga.

Menurut dia, sebagai perusahaan investasi aktif Saratoga akan terus memperkuat portofolio investasi, untuk memastikan kinerja perusahaan dapat bertumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang.


(AHL)