Belum Dapat Visa Haji, Sarni Menangis Setiap Salat

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 22 Aug 2015 13:52 WIB
haji 2015
Belum Dapat Visa Haji, Sarni Menangis Setiap Salat
Sarni, calon haji asal Cilacap yang tertunda keberangkatannya karena belum mendapatkan visa. Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Boyolali: Kekecewaan tergambar jelas di wajah Sarni, 55. Jemaah haji asal Cilacap, Jawa Tengah, tersebut bahkan sempat berkaca-kaca saat menuturkan isi hatinya. “Saya belum dapat visa. Seharusnya mungkin saat ini saya sudah di Arab,” ungkapnya.

Sarni merupakan satu dari ratusan jemaah haji yang tertunda keberangkatannya akibat belum mendapatkan visa. “Saya belum dapat, suami saya sudah. Otomatis suami harus menunggu saya. Sedih sekali. Setiap salat pasti saya nangis,” ungkapnya, Sabtu (22/08/2015).

Sarni telah berada di embarkasi haji Donohudan, Boyolali, sejak Kamis, 20 Agustus. “Saya sudah pamitan dengan keluarga. Saya nggak tahu bagaimana nasib saya,” tuturnya. Untuk mengisi waktu selama di embarkasi, Sarni tetap memperbanyak salat dan zikir.

Selain Sarni, Wondo Prabowo, 45, calon haji asal Banyumas pun mengalami hal yang sama. “Saya dan istri saya belum dapat,” ujarnya. Wondo menyadari mengurus visa membutuhkan waktu yang lama, namun dia tidak tahu kapan visanya akan turun.

“Kalau dibilang sabar, ya sabar. Tapi ini beda, seharusnya sebagai lembaga bisa profesional. Saya juga ingin beribadah dengan lancar,” ungkap Wondo yang tergabung di kloter 4.

Dari 26.568 jemaah calon haji Jawa Tengah dan DIY, ratusan jemaah harus tertunda keberangkatannya karena belum mendapatkan visa. Keterlambatan, menurut panitia, dikarenakan sistem aplikasi yang berubah.

Atas kejadian tersebut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia, Abdul Djamil pun meminta maaf usai pemberian living cost kepada jemaah calon haji di embarkasi Donohudan.


(UWA)