Keluhan Warga Bukit Duri Tongtek soal Sertifikat Tanah

Yogi Bayu Aji    •    Sabtu, 22 Aug 2015 19:05 WIB
penggusuran kampung pulo
Keluhan Warga Bukit Duri Tongtek soal Sertifikat Tanah
Perkampungan Bukit Duri----MTVN/Yogi Bayu

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Bukit Duri Tongtek yang bakal digusur mengakui tidak memiliki sertifikat tanah tempat tinggalnya. Namun, mereka menyebut, sejatinya masalah ini pernah dikeluhkan ke Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Emang enggak ada sertifikat tanahnya. Turun menurun saja," kata Dedeh, 48, warga RT 05 RW 12 Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, kepada Metrotvnews.com, di kediamannya, Sabtu (22/8/2015).

Namun, kata dia, warga rutin menjalankan kewajiban dalam membayar pajak bumi dan bangunan. Warga juga memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). 

Menurut dia, tanah yang di tempatnya sejatinya memang tanah sewa kota praja, sistem pada masa pendudukan Belanda. Dedeh sempat mengurus agar mendapatkan sertifikat tanah pada 2011 namun tak membuahkan hasil.

Hal serupa, kata dia, juga dialami warga yang lain. Mereka bahkan, kata dia, sempat mendiskusikan ini dengan Presiden Joko Widodo dan Ahok saat kampanye Pilkada Jakarta 2012.

Jokowi-Ahok, terang Dedeh, juga sudah berjanji akan mengurus masalah itu. Dia pun kaget ketika Ahok justru ingin menggusur daerah tempatnya tinggal padahal sudah memahami masalah tersebut sejak lama. 

Hal senada disampaikan Ketua RT 05 Jasandi, 50. Dia berharap, Ahok bersedia mendiskusikan kembali masalah ini seperti masa kampanye.

"Dia bisa kok ngobrol sama kita soal masalah itu pas kampanye. Makanya, saya harap dia mau bahas lagi sekarang," keluh pria yang akrab disapa Jek.

Rosiati, 48, istri Jek juga sempat menyauti perkataan suaminya. Dia menilai, cara Ahok yang mau mendengar keluhan warga saat kampanye lah yang membuatnya sampai ke Balai Kota.

"Waktu itu dia namanya bagus di kita karena mau mengertiin kita," imbuh dia.


(REN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

21 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA