Pemkot Cirebon Lombakan Olahraga Tradisional

Ahmad Rofahan    •    Minggu, 23 Aug 2015 13:00 WIB
olahraga
Pemkot Cirebon Lombakan Olahraga Tradisional
Olahraga tradisional. Foto: MTVN/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Warga Kota Cirebon berkumpul di alun-alun Kejaksaan, Kota Cirebon, Minggu pagi tadi. Mereka mengikuti lomba olahraga tradisional yang diadakan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Cirebon.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis tersebut mempertandingkan delapan cabang, yaitu gobak sodor, senam poco-poco, egrang, engklek, barongsay, terompah, glindingan, dan dagongan.

"Ini merupakan bagian peringatan 70 tahun Indonesia merdeka. Selain untuk olahraga, kegiatan ini sebagai ajang rekreasi warga," kata Nasruddin, Minggu (23/8/2015).

Ke depannya, Pemkot Cirebon berencana memberikan fasilitas untuk olahraga tradisional. "Karena olahraga tradisional juga menyehatkan dan ada pertandingan di level internasional. Kami berharap lomba ini menumbuhkan minat terhadap olahraga tradisional," kata Azis.

Ahmad Hidayat, 33, peserta lomba, mengaku senang dengan lomba ini. "Saya datang bersama anak dan Istri. Selain menghibur, saya ingin mengenalkan permainan tradisional kepada anak," Kata Ahmad.

Sejumlah ibu yang mengikuti lomba bakiak panjang, tertawa lepas saat timnya jatuh karena tidak kompak. Gelat tawa penonton juga terdengar nyaring saat beberapa peserta lomba melakukan kesalahan.

"Kami nggak latihan dulu, langsung ikut saja. Menarik dan rame. Jarang juga kegiatan seperti ini dilombakan secara resmi," Kata Sutini, 47.

Sementara itu, Ketua FORMI Kota Cirebon, Edial Sanif berharap perlombaan ini menumbuhkan minat masyarakat untuk kembali memainkan olahraga tradisional. Menurutnya, perlombaan olahraga tradisional dipertandingkan hingga level internasional.

"Barongsay Cirebon sudah menjadi juara 2 olahraga tradisional tingkat internasional di Malaysia tahun lalu. Semoga lomba ini bisa menghasilkan bibit-bibit baru untuk bisa menjadi atlet olahraga tradisional," kata Edial.


(UWA)