Sektor UMKM Turun 40%, Tanda Lampu Kuning Krisis

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 23 Aug 2015 15:15 WIB
umkm
Sektor UMKM Turun 40%, Tanda Lampu Kuning Krisis
kerajinan FOTO Antara,RIVAN LINGGA

Metrotvnews.com, Jakarta: Ekonomi Indonesia yang melambat memberikan dampak besar bagi sektor Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang mengalami penurunan pendapatan hingga 40 persen.

"UMKM turun omzetnya, akibat ekonomi lambat. Turunnya hampir 40 persen dari omzet yang diterima pelaku usaha," kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam, ‎ketika ditemui dalam acara diskusi Senator ‎Kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (23/8/2015).

Penurunan 40 persen, dia menguraikan, pada saat pihaknya memantau langsung ke pusat perbelanjaan seperti ITC fatmawati, Mangga Dua, GI dan Thamrin City.

"Mereka (pelaku usaha) berkurang omzetnya 40 persen, biasanya 100 item, jadi hanya 60 item saja, memang masih untung, tapi turun," jelas dia.

Dengan terjadinya penurunan omzet bagi sektor UMKM, dia berharap,pemerintah harus memperkokoh pelaku UMKM dalam negeri. Sebab, dengan UMKM meningkat bisa memperkokok fondasi ekonomi nasional.

"Ditambah lagi daya saing menurun, itu tantangan yang juga harus dihadapi pelaku UMKM. Ini sebenarnya lampu kuning menuju krisis, meski belum kesana," tuturnya.

Pada saat ini, ekonomi Indonesia dikuasai oleh pelaku UMKM yang mencapai 98 persen, sisanya dipegang oleh pelaku usaha besar. Oleh karena itu, sektor UMKM harus diperkuat, guna menahan laju ekonomi yang melambat saat ini.


(SAW)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA