Anggota DPR Sebut RI Masuk Zona Waspada Krisis

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 23 Aug 2015 18:14 WIB
ekonomi indonesia
Anggota DPR Sebut RI Masuk Zona Waspada Krisis
Pembangunan ekonomi. MI/RAMDANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia saat ini sudah mendekati lampu merah mengalami krisis ekonomi. Sebab, sudah banyak tanda-tanda krisis ekonomi, seperti nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan  secara terus menerus.

‎Hal ini disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo ‎ketika ditemui dalam acara diskusi Kisruh Istana di Bisnis negara: Antara Utang dan Kepentingan di Kedia Kopi Deli Sarinah, Jaka‎rta, Minggu (23/8/2015).

"Indonesia sudah mengalami krisis indikasinya sudah lampu orange, antara kuning dan belum merah," kata dia.

Selain rupiah yang terus bergejolak pada akhir ini, menurut dia, impor juga mengalami penurunan. Akhirnya harga jual produk mengalami peningkatan, apalagi daya beli juga mengalami penurunan.

"70 persen bahan baku industri manufaktur kita impor, jadi biaya produksi tinggi akibat rupiah menurun, harga produk jadi naik, padahal daya beli turun, ujung-ujungnya PHK karyawan," ungkap dia.

Tidak hanya itu, faktor lain yang mengindikasikan Indonesia sudah masuk waspada krisis adalah sektor pasar modal yang mengalami anjlok hingga ke posisi 4.300 an. Sebab, dana asing yang keluar (capital outflow) yang keluar cukup banyak pada pekan ini.

"IHSG turun, karena investor kita masih kebanyakan asing sebanyak 65 persen, SBN kita juga asing 40 persen. Kalau mereka tarik, itu yang bisa menyebabkan gejolak ekonomi," urainya.

 


(SAW)