Petani Sigi Alami Gagal Panen Akibat Kemarau

Antara    •    Senin, 24 Aug 2015 10:23 WIB
pertanian
Petani Sigi Alami Gagal Panen Akibat Kemarau
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Metrotvnews.com, Palu: Petani di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada musim panen kali ini banyak yang mengalami gagal panen akibat dampak musim kemarau. Hal ini tentu cukup mengkhawatirkan dan perlu solusi untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi berkelanjutan.

"Hanya sebagian kecil petani yang panen. Itupun hasilnya turun drastis," kata Marantika, Ketua Kelompok Tani Imanuel di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Senin (24/8/2015).

Ia mengatakan kemarau yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir ini tidak hanya berpengaruh besar terhadap tanaman pangan, tetapi juga perkebunan. Selain banyak sawah petani yang tidak menghasilkan buah, juga tanaman kakao dan cengkih banyak mati karena kemarau.

Menurut dia, jika kemarau terus berlangsung, dipastikan para petani menderita kerugian besar. Apalagi, sekitar 95 persen dari sekitar 1.700 jiwa warga Lembantongoa adalah petani. Komoditi yang selama ini menjadi sumber utama ekonomi warga desa itu adalah padi sawah, kakao, kopi, dan cengkih.

Sementara selama tiga bulan ini, rata-rata hasil pertanian, khususnya padi sawah mengalami gagal panen. "Begitu pula tanaman kopi, kakao, dan cengkih banyak mati karena kemarau," kata Marantika.

Hal senada juga disampaikan Hubert Supari, seorang anggota kelompok petani Desa Lembantongoa. Ayah lima putra itu membenarkan sebagian besar petani gagal panen. "Sebenarnya air irigasi cukup. Tetapi karena kemarau lama menyebabkan padi banyak tidak berbuah dan ada pula yang mati," pungkasnya.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA