Tes Calon Pimpinan KPK

Empat Rekening Agus Rahardjo Berisi Rp20 Juta, tapi Punya Banyak Tanah

Dheri Agriesta    •    Senin, 24 Aug 2015 11:41 WIB
capim kpk
Empat Rekening Agus Rahardjo Berisi Rp20 Juta, tapi Punya Banyak Tanah
Panitia Seleksi mengumumkan 19 calon pimpinan KPK yang lolos masuk tahap selanjutnya, di Jakarta, Rabu 12 Agustus 2015. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mengaku hanya punya uang Rp20 juta yang disimpan di empat rekening. Tapi Agus punya banyak aset berupa tanah. Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Enny Nurbaningsih menyoroti tanah Agus di beberapa daerah.

"Paling luas tanah saya ada di Jonggol. Saya beli waktu itu Rp3.500 per meter persegi, jadi satu hektare waktu itu Rp35 juta. Hari ini kalau dilihat NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) harganya baru Rp12.000 per meter persegi. Itu tanah yang tidak subur karena waktu kekeringan tidak ada air," kata Agus menjelaskan saat wawancara terbuka di Gedung III Sekretariat Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).

Agus juga memiliki satu kavling tanah di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan dan di Citra Raya, Tangerang. Ia membeli tanah tersebut sebelum krisis melanda Indonesia pada 1998. Dari mana Agus mendapat uang untuk membeli tanah tersebut?

"Antara 1995-1997 saya sering diajak sebagai pembicara oleh lembaga internasional di Paris," kata dia.

Anggota Panitia Seleksi Yenti Ganarsih mepertanyakan jawaban Agus. Berdasarkan pengalamannya, Yenti mengaku tak pernah menerima bayaran ketika diundang sebagai pembicara dalam organisasi internasional yang sama.
Agus membenarkan organisasi itu tak lagi memberikan honor kepada pembicara sejak 2005. Sementara, ia aktif diundang jauh 2005.

"Tahun 2005 waktu dikelola UNDP tidak lagi diberi honor. Saya sebenarnya uang itu ingin ditransfer lewat BCA, dikasih 6.000 Euro. Kami beli tiket ngirit dan biaya menginap juga ngirit, biasanya pulang dari tempat itu kami selalu menyimpan uang," kata Agus.

Dia juga menerima honor saat menjadi pembicara di beberapa acara di Tanah Air. Menurut Agus, hal itu lumrah. Agus mengaku tak punya banyak harta. Di empat rekening Agus hanya ada Rp20 juta.

"Bahkan, tiga kali saya menikahkan anak, biayanya saya utang ke bank. PPATK harusnya menemukan ini. Hanya, setelah truk yang saya miliki lunas, baru bisa menyimpan uang," kata dia.

"Itu memang situasi keuangan saya sebelum satu setengah tahun terakhir. Mobil tidak punya, mantu ngutang ke bank, saya yakin PPATK memberikan data itu secara kuat," ujarnya.


(TRK)