Bentrok Massa Vs Polisi di Skenario Pengamanan Pilkada Semarang

Deo Dwi Fajar Hari    •    Senin, 24 Aug 2015 17:14 WIB
pilkada serentak
Bentrok Massa Vs Polisi di Skenario Pengamanan Pilkada Semarang
Simulasi pengamanan pilkada di Semarang, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Deo Dwi Fajar Hari)

Metrotvnews.com, Semarang: Kantor KPU Kota Semarang, Jawa Tengah diserang sekelompok orang pendukung salah satu pasangan calon wali kota. Massa yang mulai tak terkendali mulai menyerang petugas untuk menembus barikade pengamanan.

Bahkan, untuk menghalau massa, Polrestabes Semarang dibantu Kepolisian Daerah Jawa Tengah harus menurunkan seluruh satuan pengamanan massa. Mulai dari satuan Dalmas, Brimob, hingga unit satwa diterjunkan untuk meredakan aksi massa tersebut. 

Tak butuh waktu lama, amuk massa berhasil dikendalikan. Polisi berhasil menguasai keadaan.

Aksi anarkis tersebut merupakan bagian dari simulasi pengamanan pemilihan wali kota dan wakilnya pada Pilkada Serentak 2015. Simulasi berlangsung di depan Balai Kota Semarang, di Jalan Pemuda, Senin (24/8/2015).

"Sispamkota ini diikuti 1.073 personel gabungan Polda Jateng dan Polrestabes Semarang," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin di Jalan Pemuda.

Burhanudin menambahkan, pengamanan akan dilakukan mulai hari ini, bertepatan dengan hari penetapan calon wali dan wakil wali kota oleh KPU Kota Semarang. "Hari ini, penetapan calon sampai pelantikan. Total ada 1.888 personel pengamanan," tandasnya.

Ia menegaskan, apabila ada pergerakan massa yang menyalahi aturan dan masuk kategori pidana, pihaknya akan dengan tegas mengambil tindakan. Oleh sebab itu, Burhanudin mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindak pidana.

"Pasti tetap akan ditindak jika pidana. Oleh sebab itu, ada juga Tim Inafis (Indonesia Automatic Finger System) Polri untuk mengumpulkan barang bukti. Sesuai dengan Perkap Nomor 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian," terangnya. 

Bersamaan dengan itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan pihaknya hari ini akan melakukan rapat pleno tertutup dan dilanjutkan dengan pengumuman penetapan calon Wali dan Wakil Wali Kota Semarang secara terbuka. Berikutnya, hari Selasa (25/8) besok akan dilakukan pengundian nomor urut.

Diketahui ada tiga pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Mereka adalah Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso, Soemarmo Hadi S-Zuber Safawi, dan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanto Rahayu.


(SAN)