Komunitas Seniman Bulungan Rilis Album Bertema Nasionalisme

Agustinus Shindu Alpito    •    Senin, 24 Aug 2015 18:31 WIB
kultur
Komunitas Seniman Bulungan Rilis Album Bertema Nasionalisme
Tony Q Rastafara (Foto: Metrotvnews.com / Agustinus Shindu Alpito)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa, para seniman yang biasa berkumpul di area Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan, melakukannya dengan membuat sebuah album musik dan deklarasi sikap berbentuk petisi.

Album bertajuk Akulah Sejarah itu diisi oleh Tony Q Rastafara, Ipang Lazuardi, Steven Jam, Riffy Putri, Njet Barmansyah, Yoyik Lembayik, Anies Saichu, Atoklobot, Teguh O Wijaya dan Amien Kamil.

"Album ini lahir dari sebuah kegelisahan kita, hasil kami ngumpul sembari ngopi. Lepas dari carut-marut politik, kita ingin membuat karya. Ada sebuah sejarah yang harus kita kupas, itu sangat penting untuk kita semua," kata Tony Q, dalam jumpa pers di Bulungan, Senin (24/8/2015).

Sembilan lagu dalam album Akulah Sejarah memang memiliki benang merah yang sama, bicara nasionalisme dan sejarah. Mulai soal hari-hari nasional yang kerap dilupakan, rasa terimakasih pada petani, hingga ajakan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila.

"Bicara seni itu utamanya keindahan, tapi di balik keindahan ada kepahitan, bahwa orang-orang di tingkat atas lupa apa yang diwariskan sejarah. Lewat gerakan budaya ini, ini akan inspiring dan reminding bahwa seni dan budaya itu adalah roh. Tanpa seni dan budaya, manusia itu hanya robot. Barang siapa melalaikan seni dan budaya, itu durhaka terhadap ibu pertiwi," ungkap budayawan Radhar Panca Dahana, soal gerakan dari Komunitas Seni Bulungan menggagas Akulah Sejarah.

Pada 26 Agustus mendatang, Komunitas Seni Bulungan akan menggelar konser Akulah Sejarah di Taman Ismail Marzuki. Konser itu sekaligus sebagai pembuktian bahwa para seniman ikut prihatin dan mengajak masyarakat untuk kembali berkaca pada sejarah.


(AWP)