Ibu Hamil Mengidap Diabetes, Lebih Baik Suntik Insulin

   •    Senin, 24 Aug 2015 18:40 WIB
diabetes
Ibu Hamil Mengidap Diabetes, Lebih Baik Suntik Insulin
Prof. Dr. Agung Pranoto (Foto: Metrotvnews.com / Sumarni)

Metrotvnews.com, Jakarta: Masa kehamilan cenderung membuat wanita mengidap penyakit diabetes gestasional (DG). Masa di mana gula darah dinyatakan lebih tinggi dari biasanya.

Prof. Dr. Agung Pranoto, pakar diabetes menjelaskan umumnya penyakit ini muncul pada 24 minggu usia kehamilan.

"Ibu hamil sering terkena diabetes, dan itu mengapa penting melakukan screening (medikal check up) saat kehamilan berumur 20 minggu," katanya.

Prof. Agung menghimbau untuk pengobatan diabetes saat kehamilan harus menghindari obat-obatan yang bersifat oral dan beralih memilih suntik insulin.

"Suntik insulin itu paling aman dan netral tidak seperti obat tablet yang dikhawatirkan membawa bayi lahir cacat dan juga mempengaruhi pertumbuhan janin," lanjutnya.

Saat menderita diabetes kebanyakan orang akan menghindari makan berlebihan dan tidak memakan banyak karbohidrat seperti nasi dan roti. Akan tetapi, Profesor Agung saat temu media, di kawasan Jakarta Pusat, mengatakan tidak mengapa ibu DG makan dalam porsi yang sedikit lebih banyak.

"Makan banyak harus karena untuk dua orang dengan si janin. Itu mengapa suntik insulin disarankan. Sebab, kadar insulin yang akan disuntikkan disesuaikan dengan pola makannya. Jadi tidak masalah," katanya, Rabu (24/08/2015).

Dengan penyesuaian dosis suntik insulin, makanan yang dikonsumsi DG tidak berpengaruh banyak kepada si bayi. Namun, Agung juga mengungkapkan, sayangnya bayi yang lahir dari ibu DG cenderung tetap akan mengidap diabetes dan ini fakta risiko genetik yang tidak bisa dielakkan.

Oleh karena itu, agar tidak terhindar dari penyakit kencing manis selama kehamilan, Agung menganjurkan untuk selalu menjaga pola hidup sehat, dari memakan makanan yang bergizi, olahraga rutin dan hidup aktif serta tidak sering stres. (Sumarni)


(AWP)