Bentrok Ormas di Jaksel gara-gara Penurunan Umbul-Umbul

- 16 Juni 2013 18:25 wib

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelucutan atribut milik salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) ditengarai sebagai pemicu insiden berdarah di Jalan Barito II, Keboyaran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (16/6) pukul 00.25 WIB, Ramlan, 44, tewas mengenaskan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala dan tubuh. Selang beberapa jam, polisi berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap warga Jalan Kramat II RT05/02, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan itu.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Jakarta, Minggu (16/6), pihak kepolisian telah mengamankan satu tersangka yakni Anthonio Paskal Vallenzy, 30. Ia terbukti terlibat aksi bersama tiga rekannya yang kini buron. "Identitas pelaku lain yang masih dalam pengejaran adalah Rahmat alias Sarmet, UM dan BE," ujarnya.

Rikwanto mengatakan, Vallenzy yang membonceng Sarmet (pelaku pembacokan) menabrakkan sepeda motor yang dikendarai ke arah tubuh korban. Sementara, UM dan BE mengejar korban yang kala itu berusaha menyelamatkan diri.

"Motor ditabrak ke badan korban sehingga korban jatuh, memukul, menendang korban. Ia (Vallenzy) selanjutnya mengantar Sarmet melarikan diri dan menurunkannya di Jakarta Selatan," jelas Rikwanto.

Keributan ini bermula saat korban yang mengenakan seragam sebuah ormas kedapatan tengah menurunkan umbul-umbul dan bendera ormas lain yang ada di lokasi perkara.

Korban datang bersama belasan rekannya. Tanpa komando, mereka langsung melucuti semua atribut ormas lain. Peristiwa itu dibenarkan Cakra Prakarsa, saksi mata yang kebetulan bekerja di proyek pengecoran Apartemen Lamaison di Jalan Barito II.

"Tak lama kemudian, saksi mendengar keributan dan melihat orang berlarian sambil berteriak-teriak ke arah Taman Ayodya," ujar Rikwanto.

"Ternyata aksi itu diketahui kelompok lain dan langsung menganiaya menggunakan senjata tajam," tambah dia.

Penasaran dengan suara gaduh itu, saksi selanjutnya turun dari lantai enam gedung dengan maksud memindahkan sepeda motornya. "Sesampainya di bawah, ia melihat korban Ramlan tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan luka-luka."

Korban ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka bacok di bagian kepala depan sebelah kanan, kepala bagian belakang, punggung kiri, dan dada sebelah kanan.

Informasi ini kemudian disampaikan warga kepada petugas kepolisian setempat. Petugas yang berada di lapangan langsung men-sweeping anggota ormas yang ada di Taman Ayodya.

Polisi juga meminta keterangan saksi mata lain termasuk pemilik warung yang berada di dekat lokasi kejadian. Ada tiga senjata tajam yang ditemukan di tempat tersebut. (Golda Eksa)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…