Mogok 4 Hari, Harga Daging Ayam Hanya Turun Rp1.000

Roni Kurniawan    •    Senin, 24 Aug 2015 22:47 WIB
daging ayam
Mogok 4 Hari, Harga Daging Ayam Hanya Turun Rp1.000
Pedagang daging ayam. Foto: Antara/Rahmad

Metrotvnews.com, Bandung: Harga daging ayam potong di Kota Bandung hanya turun Rp1.000 per kilogram setelah aksi mogok penjual daging ayam selama empat hari.

"Setelah mogok pun harganya cuma turun Rp1000, ya mau bagaimana lagi. Kalau enggak jualan mau cari makan di mana lagi? Saya sudah dagang lima tahun, baru kali ini harga daging ayam sampai Rp40 ribu," jelas Utep, pedagang daging ayam di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (24/8/2015).

Utep ikut mogok dagang sebagai bentuk aspirasi agar kekhawatirannya didengar pemerintah. Namun, dia mengaku tak bisa apa-apa dan harus terus berjualan untuk menafkahi keluarga.

Daging ayam mulai naik tak terkendali selepas Lebaran. Lilis, pedagang di Pasar Cihaurgeulis, mengatakan harga normal daging ayam berkisar Rp32 ribu per kilogram. "Mulai naik pas selesai Lebaran," ujarnya.

Saat harga normal, Lilis mengaku mampu menjual hingga 100 kilogram setiap hari. Begitu harga naik, dia hanya mampu menjual 50 sampai 75 kilogram per hari.

Menurut Lilis, pengurangan omzet tersebut karena konsumen mengurangi jatah membeli daging ayam.

Sebelumnya, para pedagang daging ayam melakukan aksi mogok yang berlangsung Kamis, 20 Agustus pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 23 Agustus pukul 12.00 WIB. Aksi mogok tersebut dilakukan karena meroketnya harga ayam yang mencapai Rp40 ribu per kilogram.


(UWA)