Rupiah Melemah, DPR Berencana Panggil Menko Ekonomi dan Menkeu

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 25 Aug 2015 07:00 WIB
rupiah melemahdpr ads
Rupiah Melemah, DPR Berencana Panggil Menko Ekonomi dan Menkeu
Seorang petugas memperlihatkan pecahan dolar AS yang akan ditukarkan di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (24/8). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR berencana memanggil sejumlah pejabat publik di bidang ekonomi untuk membahas nilai rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menjadi beberapa pejabat yang bakal dimintai keterangan para wakil rakyat.

"Komisi XI akan memanggil semua pemangku kepentingan keuangan. Menko Ekonomi, Menteri Keuangan, OJK, dan LPS, mengkoordinasikan bersama menangani masalah ini," kata anggota Komisi XI DPR Donny Imam Priambodo pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen DPR, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).

Menurut dia, pemerintah harus segera menyikapi pelemahan rupiah ini. Dia mengusulkan pemerintah menarik dolar yang masih beredar di dalam negeri. Bahkan, untuk mengatasinya, Donny mengusulkan agar pemerintah berhutang.

"Upaya untuk menarik itu bisa dengan hutang ataupun investasi besar-besaran. Hal ini wajib dilakukan agar cadangan devisa tidak terus tergerus," ucap Politikus Partai NasDem itu.

Diskusi dengan menteri pun diharapkan bisa memberi titik terang bagi para legislator. Donny berharap, forum bersama yang akan dijalankan itu dapat mengukur seberapa jauh pemerintah mampu menghadapi tren pelemahan rupiah.

"Nanti minggu ini atau akhir bulan depan Septermber, kita akan lihat apakah dia (akan) tembus diangka Rp 14.500," pungkas dia.


(OGI)