Orang Dekat Anas Diperiksa KPK Terkait Hambalang

   •    Senin, 17 Jun 2013 11:38 WIB
Orang Dekat Anas Diperiksa KPK Terkait Hambalang
ANTARA/Jafkhairi/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi perkara korupsi dan gratifikasi pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Keduanya berasal dari dua instansi yang berbeda.

Mereka adalah Brahmantory (PNS Kemenpora) dan Sudewa (mantan anggota DPR RI). "Brahmantory diperiksa sebagai saksi untuk tiga tersangka yakni DK, AAM, TBM," kata Kepala Bagian Humas dan Pemberitaan Priharsa Nugraha di  Gedung KPK, Senin (17/6) pagi.

Adapun Sudewa diperiksa dalam perkara gratifikasi yang menyeret mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Sudewa sendiri disebut-sebut sebagai orang dekat Anas Urbaningrum. Sudewa juga sudah mundur dari DPR dan menyatakan pindah ke Partai Gerindra.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan status tersangka kepada Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng, Mantan Kepala Biro Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar, dan Ketua Kerjasama Operasi Hambalang dari PT Adhi Karya dan Wijaya Karya, Teuku Bagus Muhammad Noor.

Mereka diduga menyalahgunakan wewenang hingga menyebabkan kerugian negara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melansir, total kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp243 miliar.