Tak Punya Alat Seperti Serial CSI, Penyelidikan Bom Bangkok Terganggu

Fajar Nugraha    •    Selasa, 25 Aug 2015 10:42 WIB
ledakan bangkok
Tak Punya Alat Seperti Serial CSI, Penyelidikan Bom Bangkok Terganggu
Lokasi penembakan di tempat perekrutan AL AS (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bangkok: Penyelidikan pengeboman di Kuil Erawan, Bangkok, Thailand mengandalkan rekaman pengawas. Namun penyelidikan terganggu akibat banyaknya kamera pengawas yang rusak.

Hingga 75 persen kameran keamanan di Bangkok rusak. Kerusakan terutama dilaporkan di sepanjang jalan yang diduga dilalui oleh pelaku pengeboman.

"Para penyelidik saat ini berupaya mengumpulkan teka-teki. Tetapi kami harus menggunakan imajinasi untuk mengisi kekosongan dari rekaman kamera yang gagal memantau pergerakannya," ujar Kepala Polisi Thailand Somyot Poompanmoung, seperti dikutip Reuters, Selasa (25/8/2015).

"Seperti contoh, pelaku melarikan diri dan kamera CCTV mengikuti pergerakannya. Kadang ada 20 kamera yang mengikuti, tetapi hanya lima yang berfungsi. 15 lainnya tidak berfungsi, entah apa alasannya," lanjutnya.

Somyot menambahkan, rekaman yang ada melompat dari dari satu rekaman ke rekaman lain. Hingga saat ini menurut Somyot, polisi harus menggunakan perkiraannya demi untuk tidak membuang waktu penyelidikan.

Tantangan lain yang dihadapi oleh Thailand adalah, para penyelidik tidak memiliki perlengkapan yang digunakan polisi di serial televisi seperti CSI.

"Ada sudah menonton CSI?. Kami tidak memiliki peralatan seperti mereka," tutur Somyot.

Sepekan setelah kejadian pengeboman di Kuil Erawan 17 Agustus 2015 lalu, belum ada perkembangan berarti dari penyelidikan. Hingga saat ini polisi belum menedekati petunjuk apapun untuk melacak tersangka atau motif serangan yang menewaskan 22 jiwa dan melukai 123 lainnya itu.
 


(FJR)