AS Sambut Baik Perdamaian Korut dan Korsel

Fajar Nugraha    •    Selasa, 25 Aug 2015 13:13 WIB
perang korea
AS Sambut Baik Perdamaian Korut dan Korsel
Prajurit Korea di desa Panmunjom (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Washington: Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut baik perdamaian yang dicapai Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel).

"Kami akan menilai Korut dari tindakannya. Kami menyambut baik perjanjian ini dan berharap bisa berujung pada berkurangnya ketegangan di Semenanjung Korea," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS John Kirby, seperti dikutip Reuters, Selasa (25/8/2015).

"Hubungan kedua negara sangat tegang dalam beberapa hari terakhir," lanjutnya.

Kesepakatan damai ini diraih pada Selasa (25/8/2015) pagi waktu setempat. Hal ini tentunya mengakhiri ancaman perang dari kedua negara, yang diawali serangan artileri berbalasan yang membuat Semenanjung Korea memanas.

Berdasarkan kesepakatan damai usai negosiasi yang berlangsung selama dua hari, Korut menyampaikan penyesalan atas prajurit Korsel yang terluka akibat terkena ranjau darat. Korsel sendiri bersedia untuk menghentikan penyiaran propaganda anti-Korut.

"Sangat berarti bahwa dalam pertemuan ini Korut meminta maaf atas provokasi ranjau darat dan berjanji untuk bekerja sama peristiwa itu kembali terulang. Mereka juga berjanji untuk meredakan ketegangan," jelas penasihat keamanan Presiden Korsel Park Geun Hye, Kim Kwan-Jin.

Sebelumnya, Korut membantah menyebarkan ranjau darat tersebut. Mereka bahkan secara tidak eksplisit bertanggungjawab.

Pembicaraan maraton di Desa Panmunjom di dalam wilayah Zona Demiliterisasi (DMZ), dimulai sejak Sabtu (23/8/2015).


(FJR)