Legislator Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Surya Perkasa    •    Selasa, 25 Aug 2015 14:01 WIB
bi rate
Legislator Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno (MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) diminta untuk menaikan suku bunga acuan (BI rate) untuk mengatasi melonjaknya nilai tukar rupiah yang sudah sampai titik Rp14.067 per USD. BI dinilai harus menaikkan suku bunga untuk menarik dolar masuk.

"Kalau kamu ingin menarik dolar masukan (caranya) menaikan suku bunga," kata Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Dia tak memungkiri hal ini akan akan berdampak kepada kenaikan biaya di sektor ril. Namun, dia berharap BI harus berani mengambil spekulasi agar dolar tak terus merangkak naik. Tentu akan ada gejolak yang tidak diinginkan bila dolar terus mengalami kenaikan.

Hendrawan juga mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur BI Agus Martowardjojo. Namun, Agus menolak untuk menaikan suku bunga karena BI juga mempertimbangkan nilai tukar, cadangan devisa, dan inflasi. Karena alasan itu BI tidak dapat memprioritaskan satu aspek saja.

Langkah BI untuk intervensi pasar juga dinilai benar, lanjutnya, tapi belum cukup baik. Sayangnya tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi dolar. "Intervensinya seperti menggarami laut. Ya percuma juga. Bener tidak?," kata politisi PDIP ini.

Dalam hal ini, ia berharap agar pemerintah bersegera membangun ketahanan domestik, memelihara daya beli masyarakat, melakukan stabilisasi harga, dan memastikan kebutuhan pokok aman. "Sehingga krisis ekternal tidak menjalar kepada kegaduhan politik internal," pungkas dia.

Saat ini, nilai kurs rupiah sudah berada di angka Rp14.067 per USD. Sedangkan saat ini angka inflasi sendiri berada di angka 7,26 persen di Juli 2015 dan cadangan devisa Indonesia masih diposisi USD107,553 miliar.


(ABD)