Kemenag Diminta tak Cari Kambing Hitam soal Haji Bermasalah

Surya Perkasa    •    Selasa, 25 Aug 2015 14:13 WIB
dpr adshaji 2015
Kemenag Diminta tak Cari Kambing Hitam soal Haji Bermasalah
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin--Foto: Foto Terbit/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyelenggaraan haji 2015 banyak bermasalah. Satu yang jadi sorotan: soal visa yang membuat sebagian peserta haji gagal terbang ke Tanah Suci.

"Sekitar 10 sampai 15 persen masalah visa pada kloter pertama. Ini hasil pengecekan semua embarkasi yang dilakukan DPR," ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Sodik mengkritik Menteri Agama yang 'lempar' tanggung jawab masalah visa ini ke pemerintahan Arab Saudi. Padahal, jumlah peserta haji yang gagal terbang menunjukkan ada masalah dalam administrasi Kementerian Agama.

"Masalahnya ada di Kemenag. Mereka tidak melakukan koordinasi dengan kedutaan terkait visa. Mereka tidak melakukan input data yang benar," katanya.

Kemenag harus mempertimbangkan permasalahan psikologis peserta haji yang gagal terbang pada kloter (kelompok terbang) kali ini.

Politisi partai Gerindra ini menjelaskan, permasalahan visa ini akan memengaruhi psikologi jamaah haji, di mana kondisi ini akan memengaruhi tingkat ibadah mereka.

"Bayangkan, sudah nabung sangat lama. Pertama keluar negeri terus terpisah begitu saja dengan waktu yang belum jelas. Gara-gara visa. Ini akan memengaruhi psikologi mereka," katanya.

Dia menuntut janji Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mengatakan semua persiapan sudah siap. Seharusnya ini tidak terjadi bila semua sudah siap dan aman seperti yang dikatakan.

Dia berharap, perubahan sistem menjadi e-Haji juga tidak disalahkan. Pemerintah memang harus mengakui sumber daya manusia di Badan Penyelenggara Ibadah Haji masih kurang.

"Faktanya di negara seperti Malaysia, Turki dan sebagainya jalan. e-Haji justru untuk mempermudah semuanya," tegas dia.


(MBM)