Dada Rosada Dicecar Soal Pernyataan Edi Siswadi

- 17 Juni 2013 22:56 wib
ANTARA/Widodo S. Jusuf/fz
ANTARA/Widodo S. Jusuf/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Wali Kota Bandung Dada Rosada mengaku ditanyai penyidik ihwal keterangan Edi Siswadi yang menyebutnya sebagai orang yang memerintahkan pengumpulan uang untuk hakim Setyabudi Tedjocahyono. Dada mengaku, penyidik memvalidasi keterangan Edi kepadanya.

"Itu ya kita juga ada validasi tentang pernyataan dia, barusan kan saya validasi juga," kata Dada usai menjalani pemeriksaan selama hampir 12 jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (17/6) malam.

Lelaki paruh baya yang mengenakan kemeja warna putih lengan pendek itu keluar dari lobby gedung dengan dikawal dua pengawal dan seorang kuasa hukumnya. Wajah Dada pun nampak lelah usai diperiksa.

Dada sendiri mengaku tidak mengerti makna pernyataan yang dikemukakan Edi Siswadi itu. Pasalnya Dada menyebut, Edi tak selalu melaporkan setiap hal kepada dirinya.

"Dia melaporkan sesuatu itu ada yang dia laporkan ada yang tidak," kata Dada sebelum meninggalkan Gedung KPK dengan menumpang Kijang Innova warna silver.

Seperti diketahui, Dada Rosada disebut terkait suap Setyabudi. Dada diduga pernah berkonsultasi dengan Toto Hutagalung untuk menyuap Setya agar tidak menyeret namanya dalam putusan kasus dana bantuan sosial Kota Bandung.

Toto sendiri disebut sebagai orang kepercayaan Wali Kota Bandung Dada Rosada. Setelah berkonsultasi, Toto diduga pernah meminta Dada menyediakan uang suap untuk Setyabudi. Dada kemudian menyanggupinya dengan meminta Herry menalangi permintaan tersebut.

Diduga, permintaan Dada yang disanggupi Herry tersebut berasal dari urunan kepala dinas yang ditampung di Pupung, Bendahara Keuangan dan Aset Kota Bandung. Hal itu dikuatkan dengan pernyataan Edi Siswadi mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Senin (10/6) pekan lalu.

Edi mengaku, Dada Rosada memerintahkan pengumpulan uang suap untuk hakim Setyabudi Tedjocahyono. Uang tersebut dikumpulkan di kepala dinas. "Ya seperti itulah," kata Edi.

Dari Pupung, Herry mencairkan dana Rp500 juta di Bank BJB. Setelah uang cair, Toto mengutus Asep Triyana untun menyerahkan uang tersebut kepada Setya.

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.