Polisi: Mau Dibuat Rusuh atau Damai, Tergantung Pasangan Calon

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 25 Aug 2015 15:44 WIB
pilkada serentak
Polisi: Mau Dibuat Rusuh atau Damai, Tergantung Pasangan Calon
Pembacaan deklarasi damai pasangan calon Bupati Sleman. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kepolisian Resort Sleman meminta pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati mengendalikan para pendukungnya selama kampanye dan pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang. 

"Mau dibuat rusuh, kondusif, damai, aman, tergantung pasangan calon sekalian," kata Kepala Polres Sleman, AKBP Faried Zulkarnain dalam deklarasi damai paslon bupati-wakil bupati di Monumen Yogya Kembali, Selasa (25/8/2015).

Faried mengatakan, pelaksanaan pilkada menjadi salah satu momen potensial memunculkan situasi kerawan. Kendati kepolisian berkewajiban menjaga keamanan dan ketertiban, menurutnya, kondisi itu tak bisa lepas dari sikap paslon.

"Kita hanya memfasillitasi serta mengkoordinir keamanan dan ketertiban," kata dia.

Ia berharap dua paslon di Kabupaten Sleman siap dipilih dan tidak dipilih publik. Siapa nanti yang akan terpilih, lanjutnya, harus sepenuhnya didukung bersama.

Faried menambahkan, masing-masing kebijakan yang nantinya akan diambil calon terpilih adalah untuk kesejahtertaan masyarakat Sleman.

"Yang terpilih harus dapat dukungan, yang tidak terpilih harusnya legowo. Semua harus menjaga diri dan emosi. Kita harus memberikan dukungan," ujarnya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Sleman secara resmi menetapkan nomor urut paslon bupati-wakil bupati. Adapun hasil penetapan tersebut menempatkan paslon Yuni Satya Rahayu-Danang Wicaksana di nomor urut satu, sedangkan pasangan Sri Purnomo-Sri Muslimatun memperoleh nomor urut dua.


(SAN)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA