Langkah Kejari Kasasi Putusan Bebas Dedi tak Tepat

Damar Iradat    •    Selasa, 25 Aug 2015 17:38 WIB
salah tangkap
Langkah Kejari Kasasi Putusan Bebas Dedi tak Tepat
Dedi, korban salah tangkap, ditemui di rumahnya. Foto: MTVN/Aedy

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Bidang Penanganan Kasus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M Isnur menilai kasasi yang diajukan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur ke Mahkamah Agung atas putusan bebas Dedi, 33, tidak tepat. Dedi merupakan pengendara ojek yang jadi korban salah tangkap polisi.

Sempat menjalani masa hukuman 10 bulan di Rumah Tahanan Cipinang, Dedi akhirnya diputus bebas oleh hakim Pengadilan Tinggi Jakarta. Hakim memutuskan Dedi tidak bersalah dan tuntutan jaksa penuntut umum tidak sah.

"Pasal 244 KUHAP, atas putusan bebas pidana murni, free spark itu enggak bisa dikasasi. Jadi udah jelas standingnya jaksa enggak bisa kasasi atas putusan bebas," kata Isnur ketika ditemui di markas LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015).

Sepanjang sejarah, menurut Isnur, jika melihat pijakan hukum MA, kasasi atas putusan bebas selalu ditolak. Tapi, MA bisa saja menerima kasasi jika ada intervensi.

"Sepanjang sejarah yang kita lihat yurisprudensinya semua ditolak-tolakin, kalau kasus kasasi diputus bebas," kata dia.

Jaksa, menurut Isnur, juga harus memiliki argumen yang kuat jika ingin ajukan kasasi. "Misal, demi kepentingan publik yang besar. Pertanyaannya, jika Kejari menggunakan argumentasi itu, sekarang apa kepentingan publik besarnya? Enggak ada," tegas Isnur.

Romy Leo Rinaldo, kuasa hukum Dedi, mengamini pendapat Isnur. Ia siap mengajukan perlawanan atas ajuan kasasi Kejari.

"Menurut kami, kasasi meskipun bisa tidak tepat. Yang akan kita lakukan mengajukan perlawanan melalui kontra kasasi," jelas Romy lewat pesan singkat.


(MBM)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

55 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA