Diskoperindag Mataram Data Pengusaha Pertamini

Antara    •    Selasa, 25 Aug 2015 18:20 WIB
pertamina
Diskoperindag Mataram Data Pengusaha Pertamini
pertamini. ANTARA/Arif Firmansyah

Metrotvnews.com, Mataram: Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota (Diskoperindag) Mataram segera melakukan pendataan terhadap keberadaan "pertamini" di kota ini untuk memudahkan pembinaan dan pengawasan terhadap para pengusaha.

"Usaha pertamini ini merupakan usaha baru, sehingga kami perlu melakukan pendataan terhadap pengusaha di kota ini," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram, Wartan, di
Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (25/8/2015).

Pernyataan itu dikemukakan Wartan menyikapi sudah mulai munculnya usaha-usaha pertamini di sejumlah sudut Kota Mataram, yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dengan harga Rp8.500 per liter.

Harga itu memang di bawah harga bensin eceran yang mencapai Rp9.000 per liter bahkan ada juga yang mencapai Rp10.000 per liter. Dalam operasionalnya, pengusaha menggunakan gerobak bertuliskan "bensin pertamini" dengan warga cat merah putih serta menggunakan alat seperti di SPBU.

Wartan mengakui, sejauh ini pihaknya belum pernah mengeluarkan izin usaha untuk operasional pertamini, karena pihaknya mengira izin operasional pertamini ini merupakan kewenangan dari pihak Pertamina.

Selain mencari tahu tentang keberadaan pertamini ini, pihaknya juga akan menanyakan standar harga penjualan bensin di pertamini, apakah ditentukan pertamina atau ditetapkan oleh masing-masing pengusaha. Termasuk aturan tentang ketentuan jarak antara satu pengusaha dengan pengusaha lainnya harus jelas.

"Itulah pentingnya kita mendata, agar kita bisa melakukan pengawasan terhadap peluang usaha baru ini, sehingga dalam operasionalnya tidak merugikan masyarakat," katanya.



(SAW)