Jaksa Agung: Otak Pembakar Lahan dan Hutan Harus Diringkus

Tri Kurniawan    •    Selasa, 25 Aug 2015 18:35 WIB
kebakaran lahan
Jaksa Agung: Otak Pembakar Lahan dan Hutan Harus Diringkus
H.M Prasetyo. Antara Foto

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Jaksa Agung H.M. Prasetyo meminta Kejaksaan Tinggi Riau mengawasi secara khusus penanganan kasus pembakaran lahan di Provinsi Riau agar ada efek jera. Jangan sampai ada opini hukum hanya berlaku bagi rakyat kecil.

"Saya pesankan kepada Kejaksaan Tinggi Riau untuk pantau penanganan perkara sejak awal. Tunjukan tidak ada disparitas hukum, dan hilangkan stigma bahwa hukum hanya tajam ke bawah bukan tajam ke atas," kata  Prasetyo saat jumpa pers acara "Pelatihan Bersama Aparat Penegak Hukum" yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (25/8/2015).

Hadir pada acara tersebut Ketua Sementara KPK Taufiequrrachman Ruki dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Kedatangan para petinggi institusi penegak hukum ke Riau diwarnai oleh kabut asap kebakaran lahan dan hutan yang pekat menyelimuti Kota Pekanbaru.

Prasetyo sempat menanyakan langsung kepada Kapolda Riau Brigjen Bambang Dolly Hermawan mengenai proses hukum kasus kebakaran yang ditangani kepolisian setempat. "Kapolda mengatakan ada dua kasus yang ditargetkan dibawa ke pengadilan. Maka saya pesankan agar kasus pembakaran lahan jangan pada pembakar yang di lapangan saja yang dibawa ke pengadilan, tapi ringkus juga siapa aktor intelektualnya, yang memodali dan memerintahkannya," ujar Prasetyo.

Menurut dia, penanganan hukum yang setengah-setengah tidak akan menimbulkan efek jera dan masalah kebakaran lahan dan hutan di Riau tidak akan tertangani sampai tuntas ke akar masalahnya. "Apalagi sudah ada stigma Riau sebagai pengekspor asap ke negara tetangga," katanya.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan Polda Riau dalam proses penyidikan satu perusahaan yang diduga terlibat kebakaran lahan dan hutan di Riau. Proses penyidikan turut melibatkan saksi ahli. "Belum ada tersangka," katanya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menyidik perusahaan berinisial PT LIH dalam kasus dugaan pembakaran lahan di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Badrodin Haiti menilai upaya penanggulangan kebakaran lahan dan hutan di Riau mulai berjalan baik. "Saya mendapat laporan asap di Riau lebih banyak kiriman dari Jambi dan Sumatera Selatan. Jadi, sebenarnya kondisi di Riau sudah lebih baik," ujarnya. (Antara)


(TRK)