Buy Back Saham BUMN Dinilai Sia-Sia

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 25 Aug 2015 19:22 WIB
bumn
<i>Buy Back</i> Saham BUMN Dinilai Sia-Sia
Ilustrasi -- FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Metrotvnews.com, Jakarta: Analis LBP Enterprise Lucky Bayu mengakui rencana buy back saham perusahaan BUMN dalam meredam indeks pasar yang sedang bergejolak sangatlah tidak efektif. Lantaran, efeknya hanya bersifat sementara saja.

"Buy back tidak efektif, kondisi seperti ini hanya obat sementara saja, demi mengobati luka (indeks) yang sudah besar," ucap Lucky saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (25/8/2015).\

Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah menyiapkan dana Rp10 triliun kepada perusahaan BUMN yang tercatat di pasar modal Indonesia. Dana itu direncanakan akan digunakan untuk buy back saham.

"Jikalau buy back Rp10 miliar-Rp100 miliar, itu sangat percuma, karena dana asing saja sudah banyak keluar, asing lewat pintu belakang mengeluarkan dananya dari pasar modal hingga Rp1 triliun, itu dilakukan tidak hanya kemarin saja," tutur dia.

Oleh karena itu, dia mengharapkan, pemimpin perusahaan BUMN memikirkan langkah buy back saham tersebut. Sebab, kalau dilakukan, maka transaksi yang dikeluarkan hanya sedikit, tidak seperti yang dilakukan asing.

"Apakah buy back saham dalam jumlah besar, atau dilakukan sekali waktu secara bertahap. Kalau dilakukan sekali waktu dalam jumlah besar berarti mereka (BUMN) yakin, tapi kalau bertahap berarti mereka ragu," tutup Bayu.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA