Malaysia Keluhkan Kabut Asap dari Wilayah Indonesia

Fajar Nugraha    •    Rabu, 26 Aug 2015 09:47 WIB
kabut asap
Malaysia Keluhkan Kabut Asap dari Wilayah Indonesia
Kabut asap yang tampak penuhi Malaysia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Petaling Jaya: Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia Dr Wan Junaidi Tuanku Jaafar, akan bertemu dengan Pemerintah Indonesia untuk membahas isu kabut asap.

Sebagian dari wilayah Malaysia, khususnya Sarawak, terpengaruh dengan polusi dari pembukaan lahan di Indonesia. Menuru Wan Junaidi, ada peningkatan titip api di Sumatera dan Kalimantan yang berujung pada kabut asap yang penuhi Sarawak.

"Pertemuan ini akan meliputi negosiasi percepatan nota kesepahaman mengenai program pencegahan polusi asap lintas batas," ujar Wan Junaidi, seperti dikutip The Star, Rabu (26/8/2015).

Sebelumnya disebutkan, Direktorat Jenderal Departemen Lingkungan juga suda menulis surat kepada pihak Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyampaikan kekhawatiran dari Malaysia ini.

Malaysia sebelumnya meminta Indonesia untuk bertindak mengatasi kebakaran hutan. Citra satelit dari National Oceanic and Atmospheric Administration mendeteksi adanya 192 titik api di wilayah Indonesia, 22 di antaranya berada di Kalimantan.

Satu titik api dideteksi berada di wilayah Johor, Malaysia. Pihak berwenang Malaysia pun menyelidiki penyebab tersebut.

Sementara itu, kualitas udara meningkat di Sarawak menyusul hujan yang gterjadi. Namun, tampak titik api besar di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Dewan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia saat ini sudah melarang kegiatan pembukaan lahan hingga penilaian dilakukan. Ketua Dewan Peter Sawal mengatakan, ada jumlah titik api terdeteksi di wilayah perbatasan termasuk di kota perbatasan seperti Sri Aman, Serian, Bau dan juga Kuching dan Samarahan.


(FJR)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA