Data tidak Akurat, Alokasi BLSM Dipastikan tidak Tepat Sasaran

- 18 Juni 2013 21:42 wib
ANTARA/Ismar Patrizki/ip
ANTARA/Ismar Patrizki/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus PDIP Arif Wibowo memastikan alokasi BLSM untuk masyarakat miskin tidak bakal tepat sasaran. Selain tidak jelas parameternya, pemerintah tidak bisa menyebutkan dari mana angka masyarakat miskin itu.

"Jumlah masyarakat miskin itu sangat variatif. Setiap kementerian mempunyai data kemiskinan menurut kriteria masing-masing tergantung kepentingan. Lantas bagaimana memastikan tepat sasaran," katanya ketika dihubungi, Selasa (18/6).

Ia menyebutkan, praktik bagi-bagi uang ini dipastikan hanya untuk menguntungkan parpol tertentu saja. Berdasarkan pengalaman program bantuan langsung tunai (BLT) sebelumnya, pihak yang mendapatkan keuntungan hanya kroni yang mendukung parpol. "Ini belum termasuk jumlahnya yang bakal ditilep di tengah jalan," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Arif mengkhawatirkan apabila kebijakan BLSM ini dilanjutkan bisa memicu konflik sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, jumlah masyarakat miskin yang terdata sudah mencapai 30 juta jiwa.

"Kalau hanya 15 juta yang diberi BLSM, terus bagaimana dengan yang 15 juta lagi," pungkasnya. (Emir Chairullah)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…