Ratusan Personel TNI dan Polri Bongkar Rumah Warga Korban Waduk Jatigede

Ismail    •    Rabu, 26 Aug 2015 10:10 WIB
waduk jatigede
Ratusan Personel TNI dan Polri Bongkar Rumah Warga Korban Waduk Jatigede
Foto: Ratusan personel TNi dan Polri membongkar rumah warga korban penggenangan Waduk Jatigede/MTVN_Ismail

Metrotvnews.com, Sumedang: Ratusan personel TNI dan Polri dikerahkan untuk membongkar ratusan rumah warga Dusun Jemah, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu 26 Agustus. Pembongkaran terkait penggenangan Waduk Jatigede yang akan dilakukan pada 31 Agustus 2015.

Sudah dari lima hari yang  lalu, aparat gabungan tersebut membantu warga yang rumahnya akan digenangi, pasalnya warga tidak punya banyak tenaga dan juga biaya untuk menyewa tukang disaat membongkar rumah mereka.

Ada 200 unit rumah di Dusun Jemah yang akan diratakan dengan tanah terdampak penggenangan Waduk Jatigede itu. Sebanyak 57 unit rumah menolak dibongkar. Mereka menuntut pemerintah membayar uang ganti rugi.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Dusun Jemah Dedi Kusmayadi mengapresiasi langkah aparat Polres Sumedang dan Koramil Jatigede yang membantu warga membongkar rumah.

"Kita merasa terbantu dengan adanya bantuan dari aparat ini. Kami memang kekurangan tenaga kerja untuk membongkar," kata Dedi Kusmayadi di Dusun Jemah, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (26/8/2015).

Dedi mengaku warga menolak rumah mereka dibongkar menggunakan alat berat. Alasannya ingin memanfaatkan bahan-bahan bangunan yang masih bisa digunakan untuk membangun rumah di tempat lain.

"Seperti genting, pintu, dan kayu-kayunya. Itu kan masih bisa dimanfaatkan. Jadi warga tidak mau jika pembongkaran dilakukan oleh alat berat," pungkasnya.


(TTD)