Di Hari Kelahirannya ke-52, Widji Thukul Belum Ditemukan

K. Yudha Wirakusuma    •    Rabu, 26 Aug 2015 14:28 WIB
orang hilang
Di Hari Kelahirannya ke-52, Widji Thukul Belum Ditemukan
ilustrasi--MI/Widjajadi

Metrotvnews.com, Jakarta: 26 Juli 1998 menjadi hari terakhir keberadaan Widji Thukul diketahui keberadaannya. Sehari setelah itu, pria bernama asli Widji Widodo itu raib tak diketahui rimbanya. Sastrawan dan aktivis hak asasi manusia ini diduga dihilangkan paksa.

Hingga kini tidak diketahui apakah tokoh yang ikut melawan penindasan rezim Orde Baru masih hidup atau meninggal. Hari ini adalah hari kelahiran Thukul. Jika masih hidup, hari ini, Rabu (26/8/2015), adalah ulang tahun dia ke-52 tahun.

Thukul adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya seorang pengayuh becak dan ibunya terkadang menjual ayam bumbu. Dia lahir dan besar dari keluarga Katolik dengan keadaan ekonomi sederhana.

Sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), dia sudah memulai untuk menulis puisi. Saat di SMP, dia tertarik menggeluti dunia teater. Bersama kelompok Teater Jagat, ia pernah ngamen puisi keluar masuk kampung dan kota.

Dalam perjalanan hidupnya, Thukul sempat berjualan koran, jadi calo karcis bioskop, dan menjadi tukang pelitur di sebuah perusahaan mebel.

Dia menikah dengan Siti Dyah Sujirah alias Sipon yang saat itu berprofesi sebagai buruh, Oktober 1989. Pasangan Thukul-Sipon dikaruniai anak pertama bernama Fitri Nganthi Wani, kemudian pada 22 Desember 1993 lahir anak kedua bernama Fajar Merah.

Ada tiga sajak Thukul yang populer di telinga aktivis. Yaitu Sajak Suara, Bunga dan Tembok, Peringatan. Pemerintahan silih berganti, hingga kini Thukul belum kunjung ditemukan. (Diolah dari berbagai sumber) .


(YDH)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA