AGI Laporkan Tinjauan Industri Game Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 26 Aug 2015 19:22 WIB
games
AGI Laporkan Tinjauan Industri Game Indonesia
Andi Suyanto, President Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Game Indonesia (AGI) mengumumkan laporannya mengenai tinjuan industri game Indonesia di 2015, pada acara China-Indonesia Mobile Game Conference di Hotel Atlet Century Senayan, hari ini, (26/8/2015).

Pada kesempatan ini, AGI melaporkan populasi gamer di Indonesia mencapai 34 juta dengan 19,9 juta di antaranya adalah gamer aktif berbayar. Laporan ini juga menyebutkan setiap gamer aktif berbayar ini diperkirakan menghabiskan biaya USD9.12 per tahunnya.

“Perbandingan yang cukup signifikan antara populasi game di Indonesia dengan gamer aktif berbayar disebabkan oleh pilihan pembayaran masih kurang populer di kalangan gamer Indonesia.” ujar Andi Suyanto, President Asosiasi Game Indonesia (AGI). Andi juga menambahkan, saat ini, pilihan pembayaran populer di Indonesia adalah pre-paid card dan online banking.

Pada industri game mobile, AGI mendapati tren game mobile di Indonesia bervariasi, dengan persentase terbanyak diperoleh game dengan genre strategi seperti Clash of Clans, Game of War dan Domination. Sementara di peringkat kedua diduduki game dengan genre racing, di peringkat ketiga diduduki genre action, diikuti oleh genre arcade, simulasi dan lainnya.

AGI juga menyebutkan, perkembangan game di Indonesia juga menghadapi tantangan dari ekosistem internet yang lebih lambat dibandingkan wilayah lain, spesifikasi hardware mobile dan PC lebih rendah, serta kebiasaan pengembang yang cenderung mengikuti tren game global dibandingkan menciptakan tren baru.


(ABE)