Ditangkap Densus 88, Warga Mengira SF Diculik

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 26 Aug 2015 18:37 WIB
teroris
Ditangkap Densus 88, Warga Mengira SF Diculik
Kepala Dukuh Cupuwatu I, Awang Prasongko. Foto: MTVN/Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Warga Cupuwatu I, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta mangaku tak mengetahui kalau SF ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Mereka mengira, pada saat kejadian penangkapan, SF diculik oleh kelompok tertentu. Pasalnya, saat penangkapan, SF langsung dimasukkan ke mobil.

"Warga mengira penculikan, soalnya tiba-tiba saja langsung ditangkap. Saat itu sudah mau gelap," kata Kepala Dukuh Cupuwatu I, Awang Prasongko saat ditemui tak jauh dari lokasi penangkapan, Rabu (26/8/2015).

Agus mengungkapkan, saat terdengar keramaian, beberapa warga langsung beranjak ke luar rumah untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi. Proses penangkapan tersebut, kata dia, tak berlangsung lama.

"Cuma semenit lebih lah, ada satu mobil dan tiga motor yang datang," ucap Awang.

Awang mengaku sempat lapor ke polisi lantaran mengira penangkapan SF merupakan penculikan.

Salah seorang rekan kerja SF, Lisa, mengatakan saat penangkapan ia sedang makan malam di warung langganan. Yang ia ketahui, selepas penangkapan, ada sebuah mobil datang yang kemudian salah seorang penumpang masuk ke kamar SF dan mengambil tas ransel.

"Isi tas yang diambil pakaian kalau nggak salah," jelasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris berinisial SF, Selasa 25 Agustus sore. Penangkapan tersebut dilakukan di Cupuwatu I, Purwomartani, Kalasan, Sleman.


(UWA)