Produksi Beras di 2015 Sebesar 75,56 Juta Ton

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 26 Aug 2015 20:01 WIB
beras
Produksi Beras di 2015 Sebesar 75,56 Juta Ton
Bulog. ANT/Destyan Sujarwoko

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Ketahanan Pangan Nasional Gardjita Budi mengatakan produksi padi di Indonesia pada 2015 diprediksi sebesar 75,56 juta ton atau meningkat enam persen Gabah Kering Giling (GKG) dengan neraca beras diperkirakan surplus sebanyak10, 57 juta ton beras.

Budi mengatakan dengan potensi sebesar ini, porduksi dan surplus harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Pengelolaan ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan nasional.

"Beras itu komoditas pangan utama. Jadi harus dijaga dengan baik," ujar Gardjita Budi saat ditemui di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2015).

Budi menambahkan, Pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 18 Undang-Undang Dasar 45, Peraturan Pemerintah No. 17, dan Peraturan Presiden No. 71, mengenai ketahanan pangan nasional.

Pemerintah juga akan mengambil langkah-langkah strategis baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini untuk meningkatkan peran seluruh pelaku usaha yang terkait dengan proses produksi dan penyediaan pangan pokok ini.

Jangka pendek yang dimaksud adalah mendorong jumlah unit-unit usaha Rice Milling Unit (RMU) menjadi mitra kerja Bulog. Kedua membantu merevitalisasi RMU skala kecil. Ketiga mendata dan meregister RMU yang ada. Keempat memonitor jumlah beras yang diproduksi RMU serta membuat regulasi pembangunan RMU baru.

"Sedangkan untuk jangka panjang akan menetapkan kelembagaan usaha dibidang hilir produk pertanian dan menciptakan nilai tambah," katanya.



(SAW)