Keluhan Ahmad Dani Bukan Urusan Ahok

K. Yudha Wirakusuma    •    Kamis, 27 Aug 2015 10:05 WIB
ahok
Keluhan Ahmad Dani Bukan Urusan Ahok
Ilustrasi kemacetan di Jalan TB SImatupang Jakarta Selatan--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemacetan di Jakarta kembali menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut menyusul musisi Ahmad Dhani yang kesal dengan kemacetan di Jakarta dan menumpahkan kekesalannya kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pengamat tata kota Yayat Supriatna mengatakan, jalan raya yang berada di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, adalah milik pemerintah pusat. Karena itu, saat perbaikan jalan terjadi seperti sekarang tak ada hubungan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama.

"Sebetulnya itu (Jalan TB Simatupang) jalan nasional, jadi bukan urusan Pak Ahok. Kenapa jalan dibongkar dan dilebarkan, karena sebelumnya kawasan Jakarta Selatan bukan untuk bisnis dan perkantoran, tapi untuk permukiman," kata Yayat kepada Metrotvnews.com, Kamis (27/8/2015).

Dia mengatakan kemacetan di Jakarta terjadi karena beberapa faktor. Seperti jumlah kendaraan, panjang dan luas jalan tidak seimbang. "Di Jakarta pindahkan batu saja, bisa bikin macet," ucapnya singkat.

Alih fungsi kawasan juga menjadi salah satu penyebab kemacetan makin menggurita. Banyak kawasan permukiman jadi tempat bisnis. Transporatsi umum kita juga belum masksimal. Jadi belum bisa mengurangi beban jalan. "Kita semua bersalah menambah kemacetan, karena menggunakan kendaraan pribadi," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ahok mengaku tidak ambil pusing dengan kekesalan Ahmad Dhani. Pernyataan Ahok ini bukan tanpa alasan. Ahok siap pasang badan untuk dimaki-maki, lantaran kemacetan di Ibu Kota belum bisa diselesaikan untuk beberapa waktu ke depan. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur agar ke depan bisa mengurangi kemacetan.

"Saya tidak mau kerjanya sepotong-potong. 16 tol dalam kota, tiga koridor layang TransJakarta, semua saya timpa sekaligus. Macet-macet sekalian deh. Yang penting nanti ada satu jalur busway yang steril," terang Ahok.

Satu hal yang harus diketahui banyak publik, termasuk Ahmad Dhani, kata aAhok, adalah volume kendaraan bermotor yang selalu meningkat setiap tahun. Nyaris tidak terbendung dan tidak sebanding dengan ruas jalan yang tersedia.

"Enggak terima macet? Ya, pasti macet. Satu tahun sepeda motor (bertambah) 2,4 juta unit masuk Jakarta. Tiap tahun loh. Atasi macet? Ya, kan lagi saya kerjain. MRT, LRT dan semua lagi saya kerjain," tukas Ahok.

Sebelumnya, Ahmad Dhani menumpahkan kekesalannya saat melintasi Jalan TB Simatupang, Jakarta melalui akun Twitter pribadinya @ahmaddhaniprast. Dhani seolah ingin tahu alasan yang sebenarnya di balik kemacetan Ibu Kota.

"Hok... Lu kalo ga bisa ngatasin kemacetan di Tol TB Simatupang...Tlp Gw... Gw Tunggu @basuki_btp," cuit Dhani, Senin, 24 Agustus lalu.


(YDH)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA