Urai Kemacetan Jalan TB Simatupang, Motor Sempat Boleh Masuk Tol

K. Yudha Wirakusuma    •    Kamis, 27 Aug 2015 10:37 WIB
ahok
Urai Kemacetan Jalan TB Simatupang, Motor Sempat Boleh Masuk Tol
Ilustrasi--MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Berbagai usaha sudah dilakukan untuk mengurangi kemacetan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Upaya itu dilakukan jauh sebelum musisi Ahmad Dhani mengeluh kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Salah satunya caranya adalah membolehkan kendaraan roda dua melintasi jalan tol. Kebijakan itu mulai berlaku pada 2 Agustus lalu. Sepeda motor diperbolehkan melintasi jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) depan Mal Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan.

Langkah itu diambil guna mengurangi kemacetan di Jalan TB Simatupang. Kemacetan di wilayah itu terjadi karena volume kendaraan, juga akibat proyek pelebaran jalan.

Selama rekayasa lalu lintas, pengendara motor dan mobil dibebaskan tarif untuk melewati tol yang berjarak hanya 50 meter itu. Namun, kebijakan sepeda motor diperbolehkan melintasi tol JORR di depan Mal Cilandak Town Square (Citos), Cilandak, Jakarta Selatan, hanya berumur lima hari.

Meski motor kembali berjalan di jalur reguler, kebijakan rekasayasa lalu lintas di kawasan itu tetap diteruskan hingga Desember 2015 mendatang karena kawasan Citos sangat padat.

Aparat juga menunggu proses pelebaran jalan yang dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional IV. Balai akan memperluas jalan di depan Mal Citos ‎sepanjang 600 meter dengan rata-rata lebar jalan 1,5 meter.

Ada juga kebijakan satu mobil diperbolehkan masuk tol tanpa transaksi alias gratis, mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Titik masuk tolnya yakni di pintu tol yang berada sebelum Cilandak Town Square (Citos). Kendaraan bisa masuk melalui pintu Tol Fatmawati sebelum Citos, dan keluar setelah 600 meter tepat di depan showroom Lamborghini.

Selama ini kendaraan yang masuk Jakarta melintasi Jalan Fatmawati. Karena lalu lintas macet selama pembangunan MRT maka kendaraan beralih ke Jalan Pangeran Antasari atau JLNT Antasari. Selanjutnya, kendaraan kembali terpecah ke dua arah: ke arah Cilandak dan ke arah Jalan Pangeran Antasari.


(YDH)

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

Eks Dirut PNRI Sempat Terdiam saat Ditanya Peran Andi Narogong

42 minutes Ago

Mantan Direktur Umum PNRI, Isnu Edhi Wijaya menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi K…

BERITA LAINNYA