SKPD DKI dan Penegak Hukum Diskusi soal Ketakutan Eksekusi Anggaran

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 27 Aug 2015 16:00 WIB
pemprov dki
SKPD DKI dan Penegak Hukum Diskusi soal Ketakutan Eksekusi Anggaran
Suasana pertemuan SKPD dan aparat penegak hukum di Balai Kota, Kamis 27 Agustus 2015. Foto: MTVN/M. Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah DKI Jakarta mengundang aparat penegak hukum dari KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian, ke Balai Kota. Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ingin Satuan Kinerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan penegak hukum diskusi bagaimana caranya terhindar dari korupsi dalam mengeksekusi anggaran.

"Kalau memang takut (eksekusi anggaran) sampaikan, aparat di sini," kata Basuki yang akrab disapa Ahok di Ruang Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).

Menurut Ahok, lambatnya penyerapan anggaran sebenarnya karena budaya kerja lama masih menjangkiti birokrat DKI. Ahok terang-terangan banyak anggaran APBD 2015 digelembungkan.

Meski demikian, Ahok memberikan kesempatan kepada SKPD mengklarifikasi langsung apa yang menjadi kendala. Ia menegaskan, APBD 2016 harus bisa disusun dengan baik tanpa adanya penggelembungan.

"Bapak-ibu (SKPD) bebas tanya. Kalau tidak merasa bebas, saya ke luar ruangan. Kalau tidak, mulai bulan depan saya pecat-pecat (kalau tidak berani eksekusi anggaran karena alasan takut)," ujar Ahok.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, masalah rendahnya penyerapan anggaran terjadi di beberapa daerah. Dikatakan Djarot, untuk DKI penyerapan anggaran per 21 Agustus 2015 baru 19,2 persen.

"Kalau masih ada ketakutan berlebihan karena penegakan hukum, kami undang penegak hukum supaya sama persepsi. Waktu kita tidak banyak. Kalau bapak-ibu niatnya tidak ada korupsi, kerjakan. Enggak usah takut. Kecuali kalau ada niat korupsi."

"Apa yang kami sampaikan bukan hanya untuk birokrasi pemerintahan saja, tapi untuk seluruh warga DKI di tengah-tengah perlambatan ekonomi. Duit kita itu ada, belanja susah. Apa maunya? e-catalog jelas. Tinggal eksekusi. Ada kendala sampaikan di sini," kata dia.


(TRK)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

6 hours Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA