Tax Holiday Pemanasan untuk Paket Kebijakan Besar

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 27 Aug 2015 16:12 WIB
paket kebijakan ekonomi
<i>Tax Holiday</i> Pemanasan untuk Paket Kebijakan Besar
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, kebijakan tax holiday yang telah dikeluarkan oleh pemerintah merupakan salah satu bagian dari paket kebijakan besar yang disiapkan pemerintah untuk mendorong penguatan nilai tukar rupiah dan perekonomian.

"(Kebijakan tax holiday) anggap saja pemanasan untuk paket yang lebih komprehensif bukan hanya bicara insentif fiskal tapi lebih besar aspeknya bagi ekonomi kita," kata Bambang, di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan DR Wahidin, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).

Dirinya menambahkan, paket kebijakan nantinya tidak hanya untuk mendorong ekspor serta insentif fiskal saja. Akan tetapi juga diharapkan akan mendorong daya beli masyarakat yang sedang menurun. Kesemuanya itu diharapkan bisa menekan persoalan ekonomi yang tengah terjadi sekarang ini.

"Itu mencakup bukan hanya ekspor tapi bagaimana menjaga daya tahan dan daya beli masyarakat di kondisi seperti ini. Itulah tema paket yang akan dikeluarkan," jelas dia.

Namun demikian, Bambang belum dapat merinci mengenai paket kebijakan yang tengah disiapkan pemerintah tersebut. Dirinya meminta agar semua kalangan bisa bersabar. "Itu nanti bagian dari paket. Sabar saja," pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta untuk ada satu paket kebijakan besar terkait mengantisipasi perekonomian yang sekarang tengah tidak menentu. Kebijakan tersebut menyangkut sektor riil, keuangan, deregulasi, kebijakan baru, sampai tax holiday.


(ABD)