Menperin Optimistis Tax Holiday Tumbuhkan Industri Pionir

Antara    •    Kamis, 27 Aug 2015 17:14 WIB
tax holiday
Menperin Optimistis <i>Tax Holiday</i> Tumbuhkan Industri Pionir
Menteri Perindustrian Saleh Husin (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin optimistis kebijakan fiskal berupa tax holiday mampu mempercepat pertumbuhan industri pionir yang bakal mendorong pengembangan sektor industri selanjutnya.

"Dalam konteks tax holiday, industri pionir adalah industri yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional, dan memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi," kata Menperin Saleh, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Selain itu, lanjutnya, definisi industri pionir ialah industri yang memperkenalkan teknologi baru, serta memiliki keterkaitan yang luas. Terdapat lima cakupan industri pionir yaitu logam dasar, pengilangan minyak bumi dan/atau kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi dan gas alam, permesinan, industri di bidang sumberdaya terbarukan, dan industri peralatan komunikasi.

Untuk mekanisme agar bisa menikmati fasilitas ini nantinya usulan tax holiday harus diajukan oleh Menteri Perindustrian atau Kepala BKPM dalam jangka waktu selama tiga tahun terhitung sejak tanggal 15 Agustus 2011 sesuai diamanatkan dalam Pasal 10 PMK No 130/PMK.011/2011.

Artinya, batas akhir pengusulan fasilitas tax holiday adalah 15 Agustus 2014. Namun, dengan telah diterbitkannya PMK No 192/PMK.011/2014, maka batas waktu pengusulan fasilitas tax holiday diperpanjang sampai dengan 15 Agustus 2015.

Dengan telah berakhirnya masa pemanfaatan fasilitas tax holiday pada 15 Agustus 2015, Kemenko Bidang Perekonomian telah menyelenggarakan beberapa kali rapat teknis guna membahas kebijakan tax holiday ke depannya.


(ABD)