Pembunuh Wartawati di Depok Segera Disidang

Kisar Rajaguguk    •    Kamis, 27 Aug 2015 21:34 WIB
penemuan mayat
Pembunuh Wartawati di Depok Segera Disidang
Tiga tersangka pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap wartawati Noerbaety Rofiq digelandang provos di Polres Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2015). Foto: Bary Fathahilah/MI

Metrotvnews.com, Depok: Pemberkasan kasus perampokan disertai pembunuhan yang menimpa wartawati lepas Noerbaety Rofiq, 44, dinyatakan rampung. Perkaranya, dalam waktu dekat dilimpahkan ke penyidik kejaksaan untuk diteruskan ke pengadilan.

Melengkapi berkas, Polres Depok merekonstruksi peristiwa yang terjadi. Empat tersangka, yakni Deni Setiawan, Aviv, Mujiono, dan Syarifudin menjalani rekonstruksi di tempat kejadian (TKP), di samping ujung Kompleks Perumahan Gaperi RT 001 RW 09 Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, tempat ditemukannya jasad Noerbaety.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Depok Teguh Nugroho mengatakan, keempat tersangka menjalankan adegan selama satu jam, mulai pukul 09.00-10.00 WIB, Kamis (27/8/2015). Dari rekonstruksi, disimpulkan motif pembunuhan murni perampokan.

"Kasus pembunuhan murni perampokan. Kesimpulan itu didasari atas pengakuan tersangka dan hasil rekonstruksi," kata Teguh di Depok, Kamis (27/8/2015).

Dalam rekonstruksi, Polres Depok menghadirkan kejaksaan dan pengacara keempat tersangka untuk bisa menyaksikan langsung adegan per adegan. Dari rekonstruksi, diketahui eksekutor pembunuhan hanya dua orang. "Pelaku pembunuhan hanya dua. Deni dan Afif. Sedangkan dua temannya hanya ikut merencanakan perampokannya," kata Teguh.

Rekonstruksi ini lanjutnya sekaligus menjawab dugaan motif adanya keterkaitan pembunuhan dengan profesinya sebagai wartawati. "Kasus ini murni perampokan. Namun karena tersangka kepergok korban maka korban dibunuh," jelasnya.

Sebelum ditemukan tewas, sempat terjadi pergumulan dan pukul-pukulan antara korban dengan Deni. Hingga akhirnya Deni menusuk berkali-kali ke bagian perut korban. Setelah lumpuh, Deni masuk ke kamar korban dan mengambil barang-barang. Sedangkan Aviv mengikat kaki korban dengan tali.

"Tidak ada kaitannya dengan pekerjaan korban. Tersangka tidak tahu kalau korban seorang wartawan. Ini murni perampokan yang disertai pembunuhan," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Noerbaety Rofiq ditemukan tewas di rumahnya pada Sabtu 18 Juli dalam kondisi membusuk dan ada bekas jeratan ikatan di tangan kirinya. Korban ditemukan tewas pada pukul 13.00 WIB oleh Joko Rikwanto, 52 dan Ruwaidah, 46.


(KRI)