Daripada Gak Ada Bantuan, Mendingan BLSM

   •    Sabtu, 22 Jun 2013 14:51 WIB
 Daripada Gak Ada Bantuan, Mendingan BLSM
MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Indri, 37, sabar menunggu giliran dipanggil.

Perempuan berambut pendek itu duduk bersama dengan warga lainnya yang mengantre di Kantor Pos Fatahillah untuk menunggu giliran dipanggil.

Indri menggendong seorang bayi yang ternyata baru berusia delapan bulan yang merupakan anak bungsunya. Dengan modal Kartu Perlindungan Sosial (KPS), KTP, dan KK, wanita asal Jawa Tengah ini mendatangi Kantor Pos Fatahillah untuk mengambil dana BLSM.

Wanita beranak empat ini mengaku bersyukur dengan adanya Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Ia mengatakan uang sebesar Rp 300.000 yang diberikan sebanyak dua kali itu akan dia pergunakan untuk membeli keperluan sekolah anak-anaknya jelang tahun ajaran baru nanti.

"Suami saya hanya buruh lepas yang gajinya dibayar mingguan. Tiap minggu saya terima paling Rp 75.000-100.000," jelasnya kepada Media Indonesia.

Jumlah tersebut tidak mencukupi untuk menghidupi Indri dan keempat anaknya yang berusia 16 tahun, 13 tahun, 9 tahun, dan 8 bulan.

Kendati mengaku uang tersebut tidak akan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya, warga Pinangsia Tamansari Jakarta Barat ini mengatakan ia akan memprioritaskan pendidikan anaknya.

Usai bertemu langsung dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PPPA) Linda Amalia Sari Gumelar, ia mengaku akan mengikuti saran Menteri untuk melapor ke Ketua RT tempatnya tinggal untuk mendaftarkan dirinya masuk kedalam Program Keluarga Harapan (PKH), penerima beras miskin (raskin) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM). (Vera Erwaty Ismainy)


Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA