Prediksi Fed: Inflasi Rebound

Arif Wicaksono    •    Minggu, 30 Aug 2015 13:22 WIB
ekonomi amerika
Prediksi Fed: Inflasi <i>Rebound</i>
Fed Vice Chairman Stanley Fischer. ReutersJonathan Crosby

Metrotvnews.com, Washington: Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer menuturkan inflasi US akan rebound seiring dengan tekanan dari penguatan USD yang memudar membuat the Fed akan menaikkan suku bunga secara gradual.

Dia mengatakan banyak alasan untuk percaya bahwa inflasi akan tumbuh lebih tinggi karena tekanan untuk menekan inflasi akan semakin menjauh. Meskipun kestabilan inflasi dimanfaatkan untuk melakukan akomodasi.

“Inflasi belum naik, karena pengaruh kebijakan moneter belum berdampak, maka kita tidak seharusnya menunggu sampai inflasi kembali ke dua persen untuk memulai pengetatan,” ujar dia seperti dikutip Reuters, Minggu (30/8/2015).

Bank sentral dan sejumlah pemerintah secara global mewaspadai keputusan The Fed yang akan melemahkan mata uang asing dan memberikan tekanan terhadap negara berkembang setelah ketidakstabilan perekonomian global setelah penjualan saham secara besar-besaran.

Disaat yang sama, pembuat kebijakan lainnya sedang bergelut dengan rendahnya inflasi di beberapa negara karena pertumbuhan globalisasi selama beberapa tahun terakhir membuat mereka mengalami kesulitan untuk menaikan inflasi ke level yang lebih tinggi.

The Fed mengatakan akan menaikkan tingkat inflasi di bawah dua persen selama beberapa tahun terakhir akan melonjak di pertengahan tahun. Kenaikan inflasi dapat berlangsung sulit ketika perlambatan ekonomi Tiongkok dan kejatuhan harga komoditas menyeret perekonomian global.

Dia mengatatakan penguatan dolar AS memberikan peranan besar terhadap rendahnya inflasi dan ini dapat menekan Produk Domestik Bruto (PDB) US di 2016 bahkan 2017 dan ini menjadi alasan untuk menaikkan suku bunga.

Fischer mengatakan masih terlalu cepat bagi The Fed untuk menaikan tingkat suku bunga di September untuk pertama kalinya selama satu dekade. Namun, banyak tanda dari para pembuat kebijakan yang mensinyalkan era pengetatan akan terjadi pada tahun ini.

 


(SAW)