Pilkada Surabaya

PDIP Laporkan KPU Kota Surabaya ke DKPP

Amaluddin    •    Minggu, 30 Aug 2015 14:39 WIB
pilkada serentak
PDIP Laporkan KPU Kota Surabaya ke DKPP
Ilustrasi. --MTVN

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya, Jawa Timur, akan melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

PDIP menggugat keputusan KPU Surabaya yang menggunakan cara voting untuk tidak meloloskan bakal pasangan calon Rasiyo-Dhimam Abror Djuraid.

"Kami menduga ada upaya penjegalan dari mekanisme yang dilakukan. Baik masif maupun terstruktur," ujar Laisson Officer (LO) pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, Sukadar, ditemui di kantor KPU Kota Surabaya, Minggu (30/8/2015).

Sukadar menyayangkan hasil keputusan KPU yang tak meloloskan pasangan Raiyo-Dhimam untuk maju di pilkada Kota Surabaya. Sukadar menuding KPU tidak proaktif dalam menjalankan tugasnya. Harusnya, kata Sukadar, setiap ada kekurangan berkas pasangan, KPU segera memberikan informasi kepada LO masing-masing pasangan.

"Ini menjadi perhatian serius. Kalau memungkinkan, maka kami berharap DKPP memecat komisioner," kata Ketua Fraksi PDIP Kota Surabaya itu.

Langkah yang sama juga ditempuh Koalisi Majapahit. Itu disampaikan Tim Hukum Koalisi Majapahit, M. Sholeh. Bedanya, koalisi menilai KPU maupun Panwas Kota Surabaya melanggar Pasal 40 dan 41 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang pencalonan kepala daerah.

Ketua KPU Kota Surabaya, Robiyan Arifin, mempersilakan siapa pun yang ingin menggugatnya. "Ya, silakan kalau mau menggugat. Itu kan hak warga negara. Kami tetap berjalan sesuai aturan," katanya.


(UWA)