Ledakan Kuil di Bangkok

Rilis Foto Jaket Bunuh Diri, Junta Militer Thailand Dikritik

Willy Haryono    •    Minggu, 30 Aug 2015 14:55 WIB
ledakan bangkok
Rilis Foto Jaket Bunuh Diri, Junta Militer Thailand Dikritik
Foto jaket berisi bahan peledak muncul dalam siaran langsung terkait investigasi ledakan Bangkok, Minggu (30/8/2015). (Foto: AFP / CHANNEL 3)

Metrotvnews.com, Bangkok: Junta militer Thailand dikritik setelah merilis sebuah foto jaket berisi bahan peledak yang biasa digunakan pelaku bom bunuh diri dalam sebuah siaran televisi. 

Jaket tersebut tidak ada hubungannya dengan barang-barang yang ditemukan dalam penggerebekan tersangka ledakan Bangkok pada Sabtu kemarin. 

"Foto itu tidak ada hubungannya dengan pemboman. Itu bukan foto resmi," tulis Kepolisian Thailand di akun Twitter @PoliceSpokesmen, seperti dikutip AFP, Minggu (30/8/2015).

"Kami meminta orang-orang yang menyebarkan foto itu untuk berhenti karena dikhawatirkan meresahkan warga dan dapat melanggar aturan internet," sambung polisi dalam tweet lain. 

Juru bicara kepolisian nasional Thailand Prawut Thavornsiri juga menuliskan tweet: "Foto yang Anda lihat dapat merusak negara ini. Jadi saya mohon berhentilah, karena negara ini sudah cukup terluka."

Dua akun junta militer itu tidak menjelaskan bagaimana foto jaket bom bisa muncul dalam siara langsung. 

Ledakan di area Kuil Erawan di Bangkok pada 17 Agustus adalah serangan terburuk dengan korban jiwa terbanyak di Thailand. Sebanyak 20 orang tewas, sebagian besar dari mereka adalah turis asing etnis Tiongkok. 

Tersangka yang diketahui berasal dari Turki menyewa sebuah kamar di Poon-Anad, di Distrik Nong Chok. Penangkapan dilakukan setelah sekitar 100 polisi dan tentara Thailand mengepung apartemen itu pada Sabtu pukul 1.30 waktu setempat.

Di antara bahan baku bom antara lain bola besi berdiameter 0,5 centimeter (cm). Bola besi itu sama dengan yang ditemukan di lokasi pengeboman di Ratchaprasong dan dermaga Sathorn. 



(WIL)