Konsumsi Listrik per Kapita Masih Rendah

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 30 Aug 2015 15:57 WIB
listrik
Konsumsi Listrik per Kapita Masih Rendah
Ilustrasi listrik. ANTARA/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menyatakan konsumsi listrik per kapita nasional masih tergolong rendah dibandingkan beberapa negara tetangga lain seperti Malaysia dan Singapura.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, Sudirman Said menyebutkan, rata-rata konsumsi listrik di Indonesia baru mencapai 800 kWh. Sedangkan rata-rata konsumsi listrik per kapita negara serumpun mencapai 2.500 kWh

"Konsumsi listrik per kapita Indonesia memang lebih rendah. Kita baru 800 kWh ketimbang Malaysia dan Singapura yang bisa 10 kali lipat," kata Sudirman dalam diskusi Energi Kita, di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (30/8/2015).

Kemudian, rasio elektrifikasi Indonesia juga baru mencapai 87 persen. Sudirman menunjukkan masih ada penduduk Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik.

Meskipun angka-angka tersebut mengindikasikan tanah air masih kekurangan pasokan listrik, Sudirman meyakinkan melalui beberapa program utama Presiden Joko Widodo yakni menerangi pulau terdepan dan program 35 ribu megawatt (mw) kekurangan pasokan listrik bisa teratasi.

"Pencapaian yang penting setelah 70 tahun merdeka, ada 50 pulau terdepan sudah ada listrik membangun titik keluar tidak mudah, dan itu amanah presiden kemerdekaan pertama, alhamdulillah ini tercapai," beber dia.

Kemudian, Ia juga menegaskan, 35 ribu mw adalah sebuah kebutuhan jadi dengan teralisasikannya 35 ribu mw ini persentase elektrifikasi nasional pun diharapkan akan meningkat.


 


(SAW)