TKI di Mesir Wafat Setelah Ditelantarkan dalam Kondisi Koma

Anggitondi Martaon    •    Selasa, 01 Sep 2015 01:50 WIB
tki
TKI di Mesir Wafat Setelah Ditelantarkan dalam Kondisi Koma
Paspor Iis Sophia Junaedi. (Facebook/Yatik Solo)

Metrotvnews.com, Kairo: Seorang tenaga kerja wanita (TKW) Iis Sophia Junaedi, kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, 12 Desember 1980, menginggal di Kairo, Mesir hari Minggu (30/8). Wanita berusia 35 tahun itu mengembuskan nafas terakhirnya di Klinik Tauhid di Kairo, beberapa jam setelah ia ditelantarkan dalam kondisi koma, tak sadarkan diri oleh orang tak dikenal.

"Jenazah almarhumah sementara disimpan di tempat penitipan mayat Zeinhom di Kairo dan KBRI sedang berupaya mencari alamat keluarganya di Indonesia," kata Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Kairo, Windratmo Suwarno, melansir Antara, Senin (31/8/2015).

Windratmo mengakui pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut kepada Kementerian Luar Negeri RI dan pihak BNP2TKI untuk menelusuri pihak keluarga almarhumah. Identitas satu-satunya yang dipegang Iis adalah paspor. Bukti identittas bermonor AR 055533 itu dikeluarkan Kantor Imigrasi Tanjung Priok, Jakarta, pada  9 September 2001 dengan masa berlaku hingga 9 September 2016.

Iis tercatat tiba di Mesir 13 Agustus 2015, dan tanggal berangkat ke Mesir dari Malaysia lewat Batam pada 9 Agustus 2015. Artinya, almarhumah baru 18 hari mengadu nasib di Negeri Ratu Cleopatra tersebut.

"Sebelum di Kairo, dalam paspornya tercatat Iis pernah bekerja sebagai TKW di Amman, Yordania," ungkap Windratmo.

Kabar meninggalnya Iis cepat merebak di jejaring media sosial Facebook milik sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Seperti yang diungkapkan pemilik akun Facebook Yatik Solo, dia mengabarkan kematian Iis dengan harapan ada di kalangan teman-temannya yang mengenal wanita 35 tahun itu.

"Semoga segera ketemu dengan ahli warisnya," tulis Yatik, di kolom komentar halaman yang ia bagikan melalui akun Faceboknya.

Usaha Yatik memang belum membuahkan hasil, namun ia berharap informasi yang dibagikannya dari Masisir.com itu bisa membantu pemerintah Indonesia di Kairo menemukan keluarga Iis yang kemungkinan besar berada di Sukabumi, Jawa Barat, sesuai dengan alamat di kolom paspor almarhumah.


(MEL)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA