Tanpa Surat, Satu Orang Bisa Miliki 6 Hingga 7 Unit Rusun di Bidara Cina

Arga sumantri    •    Selasa, 01 Sep 2015 08:26 WIB
rusun
Tanpa Surat, Satu Orang Bisa Miliki 6 Hingga 7 Unit Rusun di Bidara Cina
Penampakan Rusun Bidara Cina di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. (MTVN/Arga Sumantri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mayoritas unit rumah susun di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur sudah tak lagi dihuni oleh warga pribumi yang direlokasi saat rusun itu dibangun 20 tahun lalu. Banyak dari mereka sudah menjual unitnya pada pendatang. Beberapa orang bahkan membeli unit rusun Bidara Cina lebih dari satu. Hal ini, dibenarkan oleh pimpinan perhimpunan penghuni rumah susun (PPRS) Bidara Cina.

“Benar memang, satu orang sekarang ada yang punya 6 sampai 7 unit. Pemilik unitnya ada yang enggak tinggal di sini malah,” kata wakil ketua PPRS, Andie Wijaya saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Rusun Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (31/8/2015).

Pemilik unit, diketahui membeli beberapa unit rumah susun Bidara Cina untuk kemudian kembali disewakan kepada orang lain. Bahkan, Andie menyatakan kalau ada oknum pemilik unit yang tak punya surat-surat kepemilikan. Andie mengakui, kalau hal itu menyalahi aturan. Tapi lagi-lagi dia menyatakan tak bisa mengatasi masalah itu seorang diri.

“Karena kan ada juga yang hanya 'salaman' (serah terima unit). Mereka juga tak mau mengurus surat-surat,” ungkapnya.

“DKI turun tanganlah, secepatnya kalau memang perlu lihat ke sini langsung. Yang enggak punya SP 5 (surat resmi kepemilikan) diusir,” tambah dia.

Praktek ini jelas menyalahi aturan. Namun nyatanya hingga saat ini belum ada tindakan tegas baik dari Pemprov DKI maupun PPRS pusat yang notabene sebagai penanggung jawab pengawasan rusun. Oknum pemilik unit yang punya lebih dari satu, masih bebas menjadikan kegiatan sewa unit sebagai bisnis mereka.

Diketahui, harga sewa satu unit rumah susun di Bidara Cina bervariasi. Mulai dari yang terendah kisaran harga Rp700 ribu hingga paling tinggi Rp1,5 juta. Varian harga itu tergantung dari kebijakan sang pemilik unit serta dari fasilitas yang disediakan. Sedangkan harga beli unit yang luasnya 18 meter persegi itu, berkisar antara Rp30-Rp40 juta.


(MEL)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA