Jika Inflasi tak Sesuai, Rupiah Siap Terpuruk Kembali

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 01 Sep 2015 08:43 WIB
kurs rupiah
Jika Inflasi tak Sesuai, Rupiah Siap Terpuruk Kembali
Ilustrasi mata uang Rupiah. AFP PHOTO/ROMEO GACAD

Metrotvnews.com, Jakarta: Usai mata uang Garuda mengalami penguatan, laju rupiah sempat berbalik melemah tipis terhadap dolar AS (USD). Kekhawatiran akan pelemahan pun kembali membayangi.

"Padahal laju USD di pasar spot global sedang mengalami pelemahan terhadap laju Yen," ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima‎ Metrotvnews.com‎, Selasa (1/9/2015).

Dia menjelaskan, antisipasi pelemahan data-data manufaktur global yang akan dirilis awal minggu ini pada awal September memberikan tekanan pada mayoritas mata uang. Sehingga pelaku pasar berbalik beralih pada mata uang yang dinilai safe haven yaitu Yen.

Sementara dari dalam negeri, kata Reza, pelaku pasar bersikap wait and see terhadap rilis data inflasi yang akan dirilis sehingga membuat rupiah tertahan penguatannya.

Selain itu, tambah dia, mulai adanya pelemahan kembali pada laju rupiah, diharapkan membuat pelaku pasar waspada pada pelemahan lanjutan rupiah, terutama jika rilis inflasi tidak sesuai dengan perkiraan pelaku pasar.

Sehingga investor harus mencermati setiap sentimen dan berita yang dirilis, serta mewaspadai jika Rupiah kembali melanjutkan pelemahan. "Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp14.036-Rp14.019 per USD (kurs tengah BI)," tutup dia.


(AHL)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA