On This Day

2004: Putusan Jitu Chelsea Merekrut "Seniman Pengangkut Air"

Hilman Haris    •    Selasa, 01 Sep 2015 09:04 WIB
pada hari ini
2004: Putusan Jitu Chelsea Merekrut
Claude Makelele menjadi salah satu elemen penting di skuat Chelsea (PATRICK HERTZOG / AFP)

Metrotvnews.com, London: Pemain berposisi sebagai gelandang bertahan sempat dipandang sebelah mata di dunia sepak bola. Mereka dicibir karena dianggap telah merusak keindahan permainan sepak bola lantaran bertugas melakukan tekel dan menghentikan laju "seniman-seniman" di atas lapangan melakukan dribble atau atraksi-atraksi hebat sebelum mencetak gol.

Citra holding midfielder mulai meningkat ketika Claude Makelele hengkang dari Real Madrid ke Chelsea pada 1 September 2004. Nama Makelele mendadak terkenal karena mendapat pujian dari pemain beken seperti Zinedine Zidane. Banyak pihak makin tertarik membahas soal peran Makelele ketika tahu manajer Chelsea, Jose Mourinho begitu "ngebet" mendapatkannya.
 
"Saya merasa kehilangan ketika Makelele pergi. Sepintas perannya tidak terlihat. Tapi percayalah dia penting untuk tim ini," komentar Zidane setelah transfer Makelele ke Chelsea rampung.

Tugas Makelele memang tidak sembarang. Dengan adanya dia di dalam tim, The Special One jadi bisa membangun tim dengan pondasi yang kokoh. Makelele pula yang membuat permainan Chelsea jadi memiliki visi yang jelas karena ia sangat piawai mendistribusikan bola ketika masa transisi dari bertahan ke menyerang.

Kehebatan Makelele itulah yang tak dilihat Madrid. Padahal, gelandang asal Prancis itu sudah membuat gawang Los Merengues hanya kebobolan 42 gol pada 2002--2003. Tanpa Makelele, Madrid merana dan diberondong 54 gol pada 2003--2004 dan mengakhiri musim dengan cuma menempati peringkat keempat klasemen La Liga Spanyol. Terasa aneh karena Madrid dihuni oleh sejumlah pemain beken seperti Zidane, Luis Figo, Ronaldo, Raul Gonzalez, dan David Beckham ketika itu.

Jika waktu bisa diulang, mungkin Madrid ingin kembali ke masa-masa sebelum 1 September 2004 terjadi. Tepatnya sebelum manajemen Los Merengues melego Makelele ke The Blues. Jika hal tersebut bisa dilakukan, Madrid mungkin bisa menjadi tim terbaik di Spanyol atau bahkan di dunia ketika itu.

Makelele sudah membuat harkat dan martabat pemain berposisi holding midfielder meninggi pada era sepak bola modern. Publik perlahan-lahan tak lagi dilihat sebagai seorang gelandang pengangkut air yang hanya menjadi pelengkap di dalam tim. Holding midfielder lebih dari itu. Mereka pantas dilabeli sebagai senima lapangan hijau karena punya peran yang sama pentingnya dengan sosok playmaker atau striker.

Dunia sepak bola berubah sejak Makelele hengkang ke Chelsea. Tanpa transfer itu, peran gelandang bertahan seperti Makelele, Xabi Alonso, Sergio Busquets, dan Javier Mascherano mungkin masih dicap sebelah mata hingga saat ini.


(HIL)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA