Dua Kandidat Pilkada Sumenep Tak Terdaftar di DPS

Hidayaturrahman    •    Selasa, 01 Sep 2015 16:01 WIB
pilkada serentak
Dua Kandidat Pilkada Sumenep Tak Terdaftar di DPS
Simulasi Pilkada di lapangan Lumintang, Denpasar. (Antara/Nyoman Budhiana)

Metrotvnews.com, Sumenep: Dua peserta Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Keduanya terancam tak memiliki hak suara dalam Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.

Kadua kandidat yang tidak masuk DPS itu adalah Ahmad Fauzi (cawabup nomor urut 1) dan Zainal Abidin (cabup nomor urut 2). Ahmad Fauzi diketahui berpenduduk Jakarta. Sedangkan Zainal Abidin tercatat sebagai penduduk Kota Surabaya.

Komisoner KPU Sumenep, Rahbini, membenarkan fakta tersebut. Ia mengatakan setelah berkoordinasi dengan PPK Kecamatan Kota, dua kandidat tersebut tidak terdaftar di DPS. "Karena domisilinya di Surabaya dan di Jakarta,” kata Rahbini saat ditemui di kantornya, di Jalan Asta Tinggi, Sumenep, Selasa (1/9/2015).

Dia menjelaskan, warga luar Sumenep bisa masuk DPS dengan catatan minimal enam bulan berdomisili di Sumenep dengan menyertakan surat domisili. Namun, dua kandidat tersebut tidak berdomisili di Sumenep.

Kendati begitu, Rahbini menjamin kalau dua kandidat itu dapat mengikuti pilkada. “Bisa dengan menunjukkan KTP pada saat pencoblosan. Petugas harus memperbolehkan yang bersangkutan menggunakan hak pilihnya,” ujar dia.

DPS Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2015 tercatat sebanyak 909.315 pemilih. Jumlah tersebut meningkat dari pemilu presiden tahun lalu sebesar 896.525 pemilih.

Pilkada Sumenep diikuti dua pasangan calon, yakni A Busyro Karim-Ahmad Fauzi (PKB-PDI Perjuangan dan NasDem) dengan nomor urut satu. Lawannya, pasangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah (Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Gerindra, Hanura, Golkar dan PBB), dengan nomor urut dua.


(SAN)